Home / Headline / Apriadi Ditangkap

Apriadi Ditangkap

IMG-20160630-WA0023Palembang, BP

Setelah menjadi daftar pencarian orang (DPO) polisi selama tiga tahun atau sejak 2013 silam. Apriadi alias Adi (22), warga Jalan Ramakasih II, Keluruhan Duku, Kecamatan Ilir Timur (IT) II, akhirnya dibekuk Unit Reskrim Polsek IT II, Rabu (29/6), saat tengah nongkrong tak jauh dari kediamannya.

Di hadapan polisi, tersangka Adi mengaku selama tiga tahun belakangan ini, dirinya kabur ke SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Di sana dirinya menginap di tempat salah satu kerabatnya.

“Selama saya berada di sana (SP Padang – red), pekerjaan saya menyadap karet pak. Hasil dari itu, saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar tersangka saat diamankan di Mapolsek IT II, Kamis (30/6).

Tersangka Adi menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Januari 2013 silam. Dimana saat itu, dirinya bersama dua temannya bernama Iin dan Ar yang sudah ditangkap dan divonis oleh Pengadilan melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap korban bernama Herman, warga Jalan Ramakasih, Kelurahan Duku, Kecamatan IT II.

Saat itu, diakui tersangka, korban terlebih dahulu memukul salah satu temannya sebelum kejadian pembunuhan. Kejadian itu bermula saat Iin meminta uang sebesar Rp 5 ribu kepada salah satu orang temannya.

Korban yang mengetahui kejadian itu, menuduh Iin telah melakukan pemerasan. Terjadilah cek cok mulut antara Iin dengan korban. Tak lama berselang terjadilah perkelahian antara korban dan Iin. Korban diketahui tewas dengan beberapa luka tusukan akibat senjata tajam.

“Memang yang saat itu berkelahi dengan dia (korban) Iin pak. Selain itu yang memegang pisau saat itu juga Iin, saya hanya ikut memukul saja pak,” kata tersangka.

Kapolsekta IT II, Kompol M Hadiwijaya mengungkapkan, penangkapan tersangka ini berawal dari petugas yang melakukan patroli rutin di Jalan Ramakasih. Saat itu, tersangka diperiksa dan kedapatan memiliki senjata tajam.
‎”Pas kita cek lagi, ternyata tersangka merupakan DPO sejak tahun 2013. Akibat ulahnya, tersangka akan kita kenakan Pasal 170 KUHP.#osk