Paripurna DPR Sahkan Tito Karnavian Jadi Kapolri

11

ANT-201606-004312Jakarta, BP
Rapat paripurna DPR RI, Senin (27/6), dengan agenda tunggal pengesahan calon Kapolri Komjen Tito Karnavian berjalan lancar dan seluruh fraksi menyetujui Komjen Tito Karnavian sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti. DPR RI berharap Presiden Jokowi  segera melantik Komjen Tito Karnavian tersebut.
Pimpinan sidang  Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, didampingi Ketua DPR RI Ade Komarudin (Akom), Wakil Ketua Taufik Kurniawan, Agus Hermanto, dan Fahri Hamzah menyatakan, sebelum disetujui, Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo membacakan hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap Komjen Tito tersebut.
“DPR berharap Presiden Jokowi segera melantik Komjen Tito Karnavian sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti,” tegas Ketua DPR RI Ade Komarudin kepada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Senin (27/6).
Menurut Ade Komarudin,  pelantikan Tito  sepenuhnya kewenangan Presiden Jokowi, tapi DPR berharap Presiden mendengarkan kemauan rakyat untuk segera melantik Pak Tito. “Presiden  pasti menginginkan cepat dilantik. Yang jelas, itu kewenangan beliau,” kata Ade.
Dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR, Komjen Tito diterima semua fraksi DPR. Sehingga pengesahan di sidang paripurna berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. “Setelah disetujui DPR kita serahkan kepada Presiden Jokowi untuk melantik dan waktunya terserah  Presiden,” tambah Taufik Kurniawan.
Komjen Tito Karnavian hadir dan didampingi beberapa jenderal polisi, di antaranya Kabarhamkam Komjen Putut Eko Bayuseno, Irjen Petrus Golose, Kapolda Metro Irjen Moechgiyarto, dan Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw.
 Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo menyadari dan memahami bahwa kecakapan, integritas dan kompetensi calon Kapolri merupakan prasyarat mutlak untuk menjadi Kapolri.
Atas dasar itulah, kata Bambang,  Komisi III menyetujui usulan Surat Presiden Nomor R/Pres/06/2016 tertanggal 15 Juni 2016 perihal pemberhentian Jenderal (Pol) Drs Badrodin Haiti dan pengangkatan Komjen (Pol) Drs M Tito Karnavian, MA, PhD sebagai Kapolri.
Dikatakan, dengan memahami kecakapan, integritas, dan kompetensi Calon Kapolri yang merupakan syarat mutlak  menjadi Kapolri, maka Komisi III menyetujui mengangkat Calon Kapolri yang diusulkan Presiden, dengan harapan Kapolri terpilih sungguh-sungguh dapat meningkatkan citra dan wibawa Polri
Bambang menegaskan,  Polri adalah alat negara yang berperan  memelihara keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga pemilihan Kapolri tidak boleh dilakukan dengan asal-asalan.
Bambang berharap, Tito dapat menjadikan Polri sebagai polisi rakyat yang mengayomi, melayani dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. “Atas nama Komisi III DPR, kepada saudara kami titipkan masa depan Polri dan nasib anggota Bhayangkara. Jadikanlah Polri sebaga polisi rakyat yang mengayomi, melayani dan memberikan rasa aman masyarakat,” papar  Bambang. #duk