2018, 56 Pasar di Sumsel Tertib Ukur

18

Pasar-Muba-620x330Palembang, BP
Sebanyak 13 dari total 56 pasar tradisional di Sumatera Selatan sudah memiliki jaminan tertib ukur takaran akurat untuk timbangannya. Pemerintah Provinsi Sumsel menargetkan dua tahun mendatang, seluruh timbangan di pasar tradisional sudah ditera dengan akurat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumsel Ir Permana MMA menuturkan, pihaknya telah memulai sejak tahun 2013 dalam memprogramkan pasar tertib ukur ini. Tahun ini 11, pasar tradisional di enam kabupaten/kota diusulkan untuk tertib ukur.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha, terlebih investor untuk berdagang, bertransaksi, dan berinvestasi di Sumsel. Sebanyak delapan dari 17 kabupaten/kota yang ada di Sumsel telah menerapkan tertib ukur takaran akurat sejak 2013 lalu,” ujarnya saat Peluncuran Kawasan Tertib Ukur Takaran Akurat Sumsel di Pasar Cinde, Senin (27/6).

Permana memaparkan, 11 pasar diusulkan pada 2016 ini yakni Pasar 10 Ulu Palembang, Bukit Sulap Lubuk Linggau, Babat Toman dan Bayung Lencir Muba, Pasar Lama, Baru, dan Batu Raden OKU, Pasar Talang Ubi dan Tanah Abang PALI, serta Pasar Pendopo dan Tebing Tinggi Empat Lawang.

Pada 2013, empat pasar di Palembang telah tertib ukur yakni Pasar Cinde, Padang Selasa, Plaju, dan Sekip. Sementara pada 2014 giliran Pasar Saka Selabung OKU Selatan serta Pasar Tugumulyo dan Megang Sakti di Musirawas. Sebanyak enam pasar di Kota Palembang, Lubuk Linggau, dan Kabupaten Musi Banyuasin ditetapkan pada tahun lalu.

Pasar tersebut adalah Pasar KM 5 dan Lemabang Palembang, Pasar Moneng Sepati dan Simpang Periuk Lubuk Linggau, serta Pasar Sekayu dan Sungai Lilin Muba.

“Semuanya ini sudah memenuhi kriteria. Tertib akurat ini bukan timbangan saja, tapi juga untuk berat, masa, volume dan isi. Setiap pasar yang sudah memenuhi kriteria setiap enam bulan sekali seluruh timbangannya di tera. Timbangan plastik untuk penggunaan rumahan pun sudah dilarang dan ditertibkan.

Dirinya pun mengimbau kepada Disperindag kabupaten/kota untuk mengikuti program Pemprov Sumsel ini. Saat ini, sumber daya manusia untuk penera di Sumsel masihlah minim. Hanya ada 14 penera dibawah koordinasi Disperindag Sumsel yang harus berkeliling ke seluruh kabupaten/kota untuk menera seluruh timbangan yang ada.

Oleh karena itu, pihaknya setiap tahun mulai melakukan pelatihan dan sertifikasi agar SDM penera bisa semakin banyak dan mencukupi.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menuturkan, Pasar Cinde sebentar lagi akan di renovasi total dengan tetap memperhatikan peninggalan budaya dan seninya. Jadi selain akan indah secara fisik, kegaiatn transaksinya pun lebih sehat karena sudah ditetapkan tertib ukur.

“Takaran akurat ini bukan sekedar menertibkan timbangannya saja. Tapi menerapkan dua hal penting. Pertama, kejujuran terhadap sesama manusia. Yang kedua, menjalankan perintah Allah. Tegakkanlah timbangan yang benar, inilahmakna sebenarnya,” tutur Alex.

Kalau dua hal ini diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, tutur Alex, Insya Allah rahmat dan ridha Allah akan turun serta ribuan malaikat turun menjaga wilayah tersebut.

Dirinya berharap, program seperti ini dapat menyebar ke seluruh kabupaten/kota di Sumsel khususnya, dan menyebar luas ke provinsi lainnya di Indonesia. “Dengan program ini, diharapkan sumsel bisa menjadi yang terbaik dalam penerapannya. Semoga Sumsel menjadi percontohan pelaksanaan tertib ukur bagi Indonesia,” imbuhnya.

Walikota Palembang Harnonojo mengatakan, kawasan tertib ukur ini penting adanya untuk pedangan dan konsumenagar proses transaksi tidak merugikan salah satu pihak.

Untuk itu, di setiap kawasan pasar tertib ukur yang ada di Palembang disiapkan tempat khusus yang memiliki beragam jenis alat tera. Sehingga setelah pembeli berbelanja, bisa langsung memastikan ketepatan belanjaannya.

“Kawasantertib ukur ini harus direalisasikan oleh semua pedagang. Ini adalah gerakanmoral. Bukan hanya pedagang yang memiliki lapak, yang eceran juga harus gunakan alat ukur standar,” katanya. #idz