Satu dari Tiga Remaja Pelaku Begal Dipelor Aparat

14

tembakPalembang, BP
Tiga remaja pelaku begal yang sering meresahkan warga Jalan Kebun Bunga berhasil diringkus Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kamis (23/6) siang, di kawasan Musi II, Jl Alamsyah Ratu Prawira Negara saat sedang berkumpul bersama.
Satu pelaku atas nama Dedek Saputra (19), warga Jalan Pengadilan Tinggi, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang terpaksa ditembak  dua lubang di kaki kanannya lantaran melawan petugas dan berusaha kabur saat akan ditangkap petugas.
Sedangkan Rama Ramadhan (17), warga Jalan Naskah 2, Kecamatan Sukarami Palembang dan  Andika Saputra (18), warga Jalan Pengadilan Tinggi, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang langsung digelandang ke Mapolda Sumsel.
Para tersangka melakukan begal, Kamis (23/6)  sekitar pukul 23.00 di Jalan Noerdin Panji, Simpang TPA, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang dengan korban Eko Windy Rizkiton. Korban sedang berpacaran di lokasi kejadian lalu para tersangka mendekati korban, lalu pelaku meminta motor korban.
Lalu tersangka Andika Saputra mencabut pisau dan korban langsung melarikan motornya. Ketiganya ditangkap setelah korbannya melapor ke Polda Sumsel beberapa waktu lalu.
    Tersangka Rama Ramadhan yang baru saja tamat SMA ini mengaku dirinya bersama dua teman nya melakukan pembegalan dengan berbonceng tiga menghadang korbannya.
    “Kami bonceng tigo make motor matic, keliling abes meraton yang ngagangi korban Andika, aku cuma bawak motor nyo bae, ladeng punyo dedek,” ujarnya.
Sementara itu, tersangka Dedek mengaku kalau baru satu kali melakukan aksinya karena tidak ada pekerjaan lain.
“Baru pertamo kali inilah pak aku melakuke penodongan, itupun kami besamo-samo ngawe korban nyo, rencano motor nak dijual ke Musi II,” katanya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga didampingi Kasubdit 3 Jatanras AKBP Hans Rahmatullah mengatakan ketiga pelaku yang masih remaja ini ditangkap adanya dua laporan yang masuk ke pihaknya.
“Dua laporan dengan dua TKP mereka melakukan pembegalan, memang umur mereka terbilang remaja tapi mereka sangat lihai melakukan aksinya,” katanya.
Masih dikatakannya, untuk pelaku yang tercatat masih berstatus pelajar akan kami buktikan terlebih dahulu. Jika memang satu pelaku masih dibawah umur akan kami jerat sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Nanti jika terbukti pelaku ada yang di bawah umur akan kami terapkan UU Peradilan Anak,” katanya. #osk
Baca:  Dua Beranak Nyaris Tewas Ditikam Begal