Dikendalikan Bandar Narkoba di Penjara

16

Sopir Angkot Jual Shabu

Jpeg
Hengky, tersangka pengedar narkoba beserta barang bukti diamankan di Mapolresta Palembang, Minggu (19/6).

Palembang, BP
Satuan Unit Intelkam Polresta Palembang mengamankan Hengky (36) yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot di Kota Palembang lantaran menjual shabu dan ekstasi.

Bapak dua anak ini ditangkap ketika tengah melakukan transaksi barang haram tersebut di hadapan petugas yang mengenakan pakaian preman (undercover buy) di bawah Jembatan Ampera, Minggu (19/6), sekitar pukul 11.00.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil menyita satu paket shabu berukuran besar dan sedikitnya 10 butir ekstasi warna hijau lumut berlogo jambu dari tangan tersangka warga Jalan KH Azhari, Lorong Firma, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang.

Baca:  Ratusan Polisi Mendadak Dites Urine

Dalam menjalankan aksinya, tersangka Hengky dikendalikan oleh bandar berinisial E yang saat ini tengah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pakjo Palembang.

Menurut keterangan tersangka Hengky saat diamankan di Mapolresta Palembang, memang barang haram tersebut bukan miliknya, melainkan milik tahanan E yang mendekam di LP Pakjo. Sedangkan dirinya hanya disuruh oleh E untuk mengantarkan shabu dan ekstasi itu.

Baca:  Positif Gunakan Shabu, Bupati OI Dibawa BNN ke Jakarta

“Saya diupah Rp500 ribu untuk sekali antar pesanan. Baru tiga kali selama ini dan hasil uang yang diperoleh habis begitu saja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap dia.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polresta Palembang Kompol Budi Santoso menjelaskan, penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang mengatakan jika sering terjadi transaksi narkoba di dalam angkot. Mendapat laporan itu, anggota langsung melakukan penyelidikan.

“Dari informasi itu kami melakukan undercover buy dan akhirnya berhasil meringkus tersangka pengedar shabu ini. Saat itu kami dapatkan barang bukti berupa satu paket besar shabu dan dua kantung berisikan masing-masing lima butir ekstasi,” jelas Budi.

Baca:   Usai Membeli Sabu, Heri Ditangkap

Hengky selanjutnya akan diserahkan kepada Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Palembang untuk dapat dilakukan pengembangan lebih lanjut.

“Kami imbau kepada masyarakat, jika melihat aksi kejahatan segara mungkin untuk mengadukan ke pihak kepolisian, agar nantinya bisa cepat ditindak lanjuti. Kami siap melayani dan melindungi masyarakat, jadi jangan takut untuk melaporkannya,” tutup dia. #rio