Layanan Tempat Tidur RS ‘Online’

21

Sumsel Provinsi Pertama

indexPalembang, BP

Provinsi Sumatera Selatan menjadi satu-satunya provinsi pertama di Sumatera yang telah menerapkan sistem pelayanan kesehatan berupa informasi tempat tidur Rumah Sakit online di seluruh Rumah Sakit baik pemerintah maupun swasta kabupaten/kota di Sumsel.

            Hal ini sejalan dengan terbitnya Surat Keputusan Gubernur (SK) Nomor 378/KPTS/DINKES/2016 tertanggal 10 Juni tentang Sistem Informasi Tempat Tidur Rumah Sakit Online.

“Kita bangga dengan Gubernur Sumatera Selatan karena sangat konsen untuk bidang kesehatan. Bahkan, lebih dari delapan persen dari total anggaran untuk pembangunan kesehatan. Oleh sebab itu, kita harus mengimbangi dengan semangat tinggi dan inovasi dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal untuk Sumsel Sehat Menuju Indonesia Sehat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraniny, Apt, MKes dalan keterangan persnya, Minggu (12/6).

Sambung Lesty, turunnya SK Gubernur tentang sistem baru yang menjadi satu-satunya pertama di Sumatera diharapkan dapat menjawab keluhan masyarakat yang memerlukan layanan Rumah Sakit yang selama ini terkesan sulit mendapatkan informasi ketersediaan tempat tidur kosong di Rumah Sakit dan keluhan Rumah Sakit yang merujuk pasiennya.

Terobosan tersebut sendiri termasuk dalam salah satu 11 program unggulan Penguatan Pelayanan Kesehatan Dinkes Sumsel. Sebanyak 30 Rumah Sakit di Palembang sendiri sudah disosialisasikan dan dibimbing secara teknis sejak 3 Juni lalu kemudian dan hari ini akan dikirimkan SK Gubernur, panduan login/pasword di masing-masing RS di kabupaten/kota agar dapat segera menginput data informasi tentang tempat tidur yang kosong.

“Saat ini RS Pertamina dan RS Siti Khodijah sudah running dan bisa diakses di website dinkes.sumselprov.go.id. Target kita bulan depan semua RS sudah harus running,” tegasnya.

Dikatakannya, program ini pertama digagas oleh Suyud, salah satu staf di Dinkes Sumsel yang tahun ini pensiun. Oleh, karena itu, Suyud ingin memberikan satu sistem yang bermanfaat untuk masyarakat dan ternyata disambut baik oleh Gubernur Sumatera Selatan. “Total butuh waktu tiga bulan, karena kita selalu koordinasi dengan user. Kalau websitenya tiga hari bisa selesai,” ujar Suyud.

Menurutnya, masyarakat bisa mengakses pada halaman yang tertera di website di laman informasi tempat tidur RS online. Namun dimikian, seluruh RS di Sumsel harus berperan secara maksimal agar update tempat tidur terus berjalan. Pasalnya, RS telah diberikan pasword yang bisa login dan menginput data.

“Harapannya, minimal sehari dua kali di-update agar masyarakat bisa tahu. Ini RS tempat tidurnya masih ada atau sudah penuh,” ujarnya. Perlu diketahui juga, sambung Suyud, bahwa seluruh instalasi penyakit juga lengkap website karena perlu ditegaskan bahwa tidak semua tempat tidur di ruangan bisa ditempati semua pasien.

“Misalnya instalasi khusus pasien penyakit menular yang walaupun kosong tidak bisa diisi untuk pasien ibu melahirkan dan pasien lainnya,” pungkasnya. #sug