Baru Puasa Sudah Habiskan Tiket Mudik

13

BP/MARDIANSYAH MUDIK LEBARAN-Beberapa hari menjelang lebaran Stasiun Kereta  Kertapati Palembang sudah mulai mengalami lonjakan penumpang yang akan melakukan mudik lebaran,Senin (13/7)
BP/MARDIANSYAH
Beberapa hari menjelang lebaran Stasiun Kereta Kertapati Palembang sudah mulai mengalami lonjakan penumpang yang akan melakukan mudik lebaran.

Palembang, BP

Tiket Kereta Api (KA) H-12 dan H+ Idul Fitri tujuan Tanjung Karang dan Lubuklinggau terjual 65 persen. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus melakukan persiapan menghadapi masa angkutan Lebaran 2016.

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan, memasuki minggu pertama bulan puasa terjadi lonjakan pemesanan tiket. “Saat ini tempat duduk yang terjual dari H-12 sampai H+12 Idul Fitri tiket  yang terjual sudah sekitar 65%,” katanya, Selasa (7/6).

Diperkirakan, puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 dan H-2 dari setiap jurusan. “Untuk H-5 sampai H-1 dan H+1 Tiket KA ekonomi  Rajabasa tujuan Kertapati – Tanjungkarang telah habis terjual. Sedangkan untuk kelas bisnis jurusan yang sama H-4 sampai H-2 telah habis terjual,” katanya.

Baca:  Perkuat Larangan Mudik 2021, Kemenhub Terbitkan Peraturan Baru

Dijelaskan, PT KAI menetapkan masa  Posko angkutan Lebaran 2016 dari 24 Juni 2016 (H-12) hingga 17 Juli 2016 (H+10).  Posko akan disiapkan di semua stasiun, dengan tujuan dapat membantu masyarakat yang akan mudik Lebaran sehingga masyarakat yang menggunakan jasa kereta api dapat lebih terlayani dengan baik.

PT KAI membuka layanan pencetakan tiket KA bagi calon penumpang yang telah memesan tiket melalui transaksi online. Diharapkan masyarakat untuk segera melakukan pencetakan  di mesin CTM agar calon penumpang KA terhindar dari panjangnya antrean ketika melakukan pencetakan tiket pada hari yang sama dengan jadwal keberangkatnnya.

Selain itu untuk  meningkatkan keselamatan dan keamanan dalam perjalanan KA,  PT KAI Divre III menyiapkan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di sejumlah titik yang rawan akan bencana longsor / amblas dan banjir terutama menjelang arus mudik dan arus balik. PT KAI Divre III Palembang juga menempatkan petugas tambahan pemeriksa jalan rel ekstra, dan petugas flying gang (regu terbang/siaga).

Baca:  Gubernur, Pangdam dan Kapolda Sumsel Pantau Arus Mudik

Untuk memberikan rasa nyaman dan aman dari titik awal stasiun keberangkatan sampai stasiun tujuan akhir penumpang, PT KAI Divre III menerjunkan sebanyak 315 personel keamanan gabungan dalam rangka menghadapi arus mudik dan balik lebaran tahun 2016.

Bantuan keamanan dan ketertiban sebanyak 315 personel gabungan, ada dari Personel POM TNI, Polres/Polsek setempat, Brimob, Polsuka dan Security, untuk mengamankan dan memberikan rasa nyaman bagi penumpang yang  mudik Lebaran.

PT KAI  Divre III juga mengimbau kepada calon penumpang untuk tidak memakai perhiasan yang menyolok dan membawa barang bawaan yang  berlebihan. Karena ada ketentuan baru yang harus diperhatikan penumpang KA saat mudik Lebaran, yaitu terkait berat barang bawaan.

Baca:  Antisipasi Kecelakaan Mudik, Dewan Minta Bersihkan Rumput

PT KAI membatasi barang bawaan masing-masing penumpang maksimal 20kg atau dimensi barang tidak lebih dari 1 meter, karena apabila terjadi kelebihan bagasi, masing-masing penumpang akan dikenakan biaya angkut tambahan.

 

Besarnya biaya tambahan Rp10.000 bagi penumpang kelas eksekutif, Rp6.000 bagi penumpang kelas bisnis dan ekonomi komersial dan Rp2.000 bagi penumpang kelas ekonomi bersubsidi. Bagi penumpang yang membawa barang lebih dari 40kg atau lebih dari 2 meter, barang akan ditolak dan disarankan menggunakan jasa ekspidisi. #ren