Peringati Hari Kartini, KPU Sumsel Sosialisasikan Pilkada

12

# Petugas Perempuan KPU Sumsel Layani Pengunjung Langsung
 
IMG_20160421_122054Palembang, BP
Momentum hari Kartini 21 April 2016 dimanfaatkan KPU Provinsi Sumatera Selatan untuk  memfasilitasi kunjungan siswa dan siswi MAN 1 Palembang. Kunjungan yang dipusatkan di Rumah Pintar Pemilu Sriwijaya yang berada dalam kantor KPU Sumsel, Kamis (21/4), ini diisi dengan paparan sosialisasi tugas penyelenggara dalam Pilkada dan Pemilu yang dilanjutkan dengan ‎menonton sejarah pemilu di studio mini atau ruang audio visual serta simulasi pemilu dan pilkada.
Uniknya dalam kunjungan ini petugas perempuan sekretariat KPU Sumsel yang melayani pengunjung memakai seragam kebaya lengkap mencerminkan pahlawan emansipasi wanita RA Kartini.
Komisioner KPU Provinsi Sumsel divisi Sosialisasi Ahmad Naafi kepada wartawan disela-sela simulasi mengatakan momentum hari Kartini 21 April 2016 KPU  Sumsel mendapat suatu kehormatan dari siswa/i MAN 1 Palembang  yang ingin menggali lebih dalam tentang kepemiluan dan demokrasi sehingga segenap komisioner dan sekretariat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya kunjungan ini dengan mengaitkanya dengan mementum hari Kartini.
Menurut mantan jurnalis ini inisiatif menggunakan kebaya bagi staf sekretariat dan komisioner Liza Lizuarni adalah kesadaran sendiri tanpa diperintahkan oleh ketua atau sekretaris KPU  Sumsel.
Menurut Naafi pencitraan pahlwan RA Kartini tidak hanya melekat pada kebaya yang dikenakan oleh komisioner dan staf sekretariat namun kepada makna perjuangannya mengangkat derajat kaum perempuan dengan kesulitan dan belenggu yang dirasakan kaum perempuan lebih dulu sebelum kebahagiaan yang sempurna mendatangi kaum perempuan.
“Tentu tidak hanya sebatas kebaya namun bagaimana perjuangannya mengangkat derajat kaum perempuan dan dibuktikan oleh kaum perempuan dilingkungan KPU yang mampu bekerja menjalankan tugas sebagai penyelenggaran dan mampu melayani publik termasuk kunjungan siswa pada hari ini,”jelas Naafi.
Kunjungan siswa-siswi MAN 1 Palembang ini didahului dengan paparan singkat komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Liza Lizuarni yang mengupas sistem pemilu Indonesia dan tugas serta wewenang penyelenggara.acara dibuka ketua KPU  Sumsel H Aspahani yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pendidikan pemilih dan sistem pemilu di Indonesia karena menyangkut masa depan bangsa Indonesia.
“Masa depan bangsa yang diemban pemimpin tergantung pula pilihan pemilih atau masyarakat,jadi pahami betul visi dan misinya,kenali calon pemimpin yang akan kita pilih.Manfaat dengan sebaiknya pusat pendidikan pemilih di KPU Sumsel ini,”kata Aspahani.
Usai Paparan pembekalan kepada siswa kunjungan dilanjutkan dengan menonton bareng sejarah pemilu diruang audio visual atau bioskop mini dan berlanjut ke ruang simulasi. Diruang simulasi para siswa didaulat menjadi pemilih dan petugas KPPS dan dipandu para komisioner mereka mempraktekkan aktifitas di TPS Mini hingga pada penghitungan suara.
Usai simulasi para siswi digiring mengunjungi ruang FGD utk berdiskusi dan berlanjut dengan foto bersama. Para siswa juga bebas mengajukan berbagai pertanyaan bahkan berlanjut dengan diskusi dan berfoto bersama sebelum kembali ke sokolahnya. #osk
Baca:  Masyarakat Harus Percayai Hasil Penghitungan KPU Sumsel Bukan Hasil Quick Count