Home / Headline / Hanya Tuhan yang Tahu Kapan Munas Golkar

Hanya Tuhan yang Tahu Kapan Munas Golkar

56fa324bb1b48-wakil-ketua-mpr-ri-mahyudin_325_183

Mahyudin

Jakarta, BP

Penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Golkar semakin tidak jelas kapan dilaksanakan. Isu Munas sudah diembuskan akan dilaksanakan  April, kemudian diundur Mei, mundur lagi  Juni dan kabar terakhir usai lebaran. Padahal sejumlah kader Golkar telah mendeklarasikan diri sebagai    calon Ketua Umum Golkar. Sebut saja, Ade Komarudin, Airlangga, dan Mahyudin.
Menanggapi kapan diselenggarakan Munas Golkar, Mahyudin  mengatakan,  semua jadwal rencana Munas yang sampai ke publik tidak ada yang pasti. “Munas Golkar hanya Tuhan yang tahu. Semua jadwal tak ada yang pasti. Kalau tak pasti, para kandidat mengejar yang tak jelas,” kata  Mahyudin, calon Ketua Umum Partai Golkar, di ruang kerjanya, Gedung MPR RI, Jakarta, Selasa (28/3).
Mahyudin yang juga Wakil Ketua MPR RI itu menyatakan hal tersebut usai menyampaikan surat pemberitahuan SPT Tahunan pajak penghasilan   pribadi secara online dengan menggunakan e-filling kepada Dirjen Pajak.
  Menurut Mahyudin, jadwal dan kepanitiaan belum diputuskan dalam rapat DPP, sehingga tidak mungkin bisa ditetapkan kapan jadualnya. “Kita saja sebagai calon ketum agak galau, karena  berharap jadwal Munas segera ditetapkan,”tutur  Mahyudin.
  Sekalipun masih menunggu jadwal Munas Golkar yang valid, Mahyudin mengaku  tetap senang. Sebagai Pimpinan MPR RI, dia  tetap menjalan tugas   mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan kepada rakyat.
 Kalau  ada pilihan, tambah Mahyudin,   Munas tidak diperlukan  jika Golkar kubu Aburizal Bakrie (ARB) dan Agung Laksono (AL) sudah bersatu. Hanya saja apakah Menkumham mau mengeluarkan SK-nya. “Karena itulah menurut saya kapan Munas Golkar, hanya Tuhan yang tahu,” tandasnya.
  Mahyudin mengingatkan, para pengambil keputusan jadwal Munas Partai Golkar berprinsip bahwa  dalam politik panglimanya   kepentingan bukan perasaan. “Kepentingan utama Golkar hanya menang dalam pemilu.
Karena itu DPP harus mengadakan Rapimnas untuk menegaskan jadwal Munas,” ujarnya.
Diakui Mahyudin, gara-gara belum ada kejelasan kapan Munas,  silaturrahmi ke DPD seluruh Indonesia dihentikan dulu. Kalau jadwal sudah jelas Mahyudin akan  menyelesaikan konsolidasi dalam 20 hari bersilaturahmi dengan DPD Golkar se Indonesia.
Dia menambahkan, hasil survei internal 90 persen DPD II mendukung Mahyudin  dengan alasan sudah lama di organisasi Partai Golkar. “Soal figur kepanitiaan dalam Munas Golkar, saya harap siapapun yang ditunjuk,  mereka  harus netral seperti wasit yang jujur dalam pertandingan,” harapnya. #duk
x

Jangan Lewatkan

KPK Imbau Cakada di 4 Wilayah Jujur Melaporkan Dana Kampanye, Termasuk Sumsel

Palangkaraya,BP  Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengimbau para pasangan calon kepala daerah (cakada) di empat wilayah Provinsi ...