Home / Headline / Bersama Perangi Narkoba

Bersama Perangi Narkoba

2203.01.KAKI.HASS

Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol M Iswandi Hari, Bupati HM Kholid Mawardi, Wabup Fery Antoni, dan unsur pejabat lainnya berkomitmen perang terhadap narkoba dan premanisme di OKUT, Senin (21/3).

Martapura, BP

Narkoba merupakan musuh bersama. Memberantasnya diperlukan kerja sama dan kesadaran berbagai kalangan. Cegah dan jauhi narkoba.

Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Senin (21/3) pagi melakukan tes urine terhadap seluruh pegawai, kepala SKPD, camat, hingga kepala desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Rakyat Pemkab OKU Timur.

Wakil Bupati (Wabup) Fery Antoni dapat giliran pertama dan hasilnya negatif. Berikutnya berturut-turut Bupati OKU Timur M Kholid Mawardi, unsur Muspida, SKPD, camat, kades, dan seluruh pegawai.

Program tes urine ini digagas Fery Antoni. Selain itu juga dilakukan penandatanganan komitmen antara bupati-wakil bupati, pimpinan SKPD, dan Kepala BNNP Sumsel.

Kepala BNNP Sumatera Selatan Brigjen M Iswandi Hari mengatakan, dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba, lebih baik mencegah daripada mengobati. Peredaran narkoba memang berbahaya. Dari sisi rehab sejak sekarang tidak lagi mencari orang untuk direhab. Namun jika ada orang yang terkena narkoba dan ingin direhab, silahkan datang dan akan dilakukan rehabilitasi.

“Jika memang ada pengguna narkoba akan melakukan rehab, silakan. Kita akan bantu,” ujarnya.

Sementara Fery Antoni mengatakan, harus  ada satu tindakan nyata untuk pemberantasan premanisme dan narkoba. Tes urin ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab OKU Timur dalam memberantas narkoba di Bumi Sebiduk Sehaluan. Siapapun baik pejabat, pegawai, camat hingga kepala desa (Kades) yang telibat narkoba pasti akan dijatuhi sanksi tegas.

“Saya berharap akan ada tindakan nyata untuk memberantas premanisme dan narkoba di kabupaten kita,” jelasnya.

Bahkan Pemkab sudah berkerja sama dengan TNI dan Polri untuk memberantas premanisme. Untuk Pak Ogah yang sering meminta-minta uang di jalan, dihimbau kepada kades dan camat untuk mengantisipasi. Jangan sampai ulah mereka membuat resah pengguna jalan. Selain itu, pihaknya juga melarang masyarakat meminta-minta sumbangan di jalan untuk membangun rumah ibadah.

“Masyarakat yang akan membangun rumah ibadah, sebaiknya masukkan proposal ke Pemkab. Jangan minta-minta sumbangan di jalan,” imbaunya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Martapura Suhartoyo mengatakan, pihaknya mendukung program Pemkab OKU Timur dalam memberantas Narkoba. “Saya memberikan kritik membangun. Undangan jam 8, saya sudah hadir. Tapi di lokasi, kursi saja belum disusun, apalagi undangan belum ada yang hadir,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, jika PNS terbukti positif narkoba, sudah seharusnya dicopot. Sebab bagaimana bisa memberikan contoh dan pelayanan kepada masyarakat, jika PNS sebagai abdi negara sudah terkena narkoba. Karena itu sanksi tegas harus dijatuhkan kepada pegawai yang positif dalam penyalahgunaan barang haram itu.

Sedangkan Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Kolonel Inf Asep Setia Gunawan mengatakan, Puslatpur siap mendukung Pemkab untuk bersama-sama membangun daerah ini.

“Saya bertekad sama-sama memberantas narkoba. Saya jam 8 sudah datang, tapi tidak ada orang. Saya kembali lagi di kantor,” tegasnya.

TNI mendukung perang terhadap narkoba dan premanisme, TNI AD tidak alergi dan terbuka jika ada anggota TNI AD yang terlibat narkoba. “Jika ada anggota Puslatpur yang terindikasi penyalahgunaan narkoba, langsung laporkan ke saya,” tukasnya.

“Premanisme juga harus dibasmi. Tidak ada anggota Puslatpur yang membekingi premanisme dan terlibat narkoba. Jika terbukti, akan langsung dimasukan ke sel,” tandasnya. # suyanto

x

Jangan Lewatkan

Dodi Reza Ajak Warga Muba Doa Bersama Harapkan Muba dan Indonesia Terhindar dari Bencana

Gelar Istighotsah dan Berdoa untuk Muba dan Indonesia LANTUNAN doa dan shalawat terdengar jelas di Masjid Jami’ An-Nur Sekayu, Jumat ...