Dipecat dari Polisi, Edarkan Shabu Dengan Istri

11

20160317_134223
Chairullah dan Herlina, suami istri pengedar narkoba beserta barang bukti diamankan petugas, di Mapolda Sumsel, Kamis (17/3).

Palembang, BP
Tak hanya kompak dalam menjalin hubungan rumah tangga selama empat tahun, pasangan suami istri (Pasutri), H Chairullah alias Erul (30) dan Herlina alias Lina (44) juga kompak dalam menjalani bisnis mengedarkan narkoba berupa shabu di Kota Palembang.

Pasutri dimana yang suaminya ternyata merupakan mantan polisi yang dipecat pada 2013 lalu diringkus Unit II Subdit II Ditres Narkoba Polda Sumsel, di Jalan Pangeran Antasari, Lorong Bilal, RT 05 RW 01, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, Rabu (16/3), sekitar pukul 10.00.

Baca:  Pengendali Peredaran Heroin dari Sumsel Diserahkan Ke Polisi

Bahkan, sebelum pasutri tersebut ditangkap, petugas sempat mengalami kesulitan dan akhirnya melakukan penyamaran dengan berpura-pura menjadi kurir pos untuk mengantar paket kiriman ke rumah pasutri itu agar pintu gerbang yang tinggi dan besar dapat dibuka.

Dari penangkapan yang dilakukan, petugas berhasil menyita barang bukti sebanyak 16 paket shabu yang terdiri dari dua paket shabu besar senilai Rp19 juta dan 14 paket kecil shabu dengan harga Rp2,7 juta yang ditemukan tergeletak di dalam ruang tengah rumah pasutri tersebut.

Baca:  1,5 Kg Shabu dan 1.000 Ekstasi Gagal Beredar di Malam Tahun Baru

“Tolong Pak jangan tanya-tanya, saya tidak bisa menjawab karena sedang tak enak badan. Maaf ya Pak,” singkat tersangka Lina, saat dihadirkan pada gelar tersangka dan barang bukti, di Mapolda Sumsel, Kamis (17/3).

Sementara itu, tersangka Erul membantah jika istrinya tidak terlibat dalam bisnis barang haram tersebut. Namun, hanya ia seorang diri dan dirinya juga hanya disuruh orang lain untuk mengantarkan shabu-shabu tersebut dengan dijanjikan uang Rp400.000.

Baca:  Tukang Ojek Simpan 1 Kg Ganja

“Istri saya tidak terlibat, hanya saya sendirian yang jalani bisnis shabu ini dan saya dulunya anggota juga dan sudah dipecat. Saya terpaksa bisnis narkoba ini karena kebutuhan ekonomi,” kata pria yang bekerja sebagai swasta semenjak dipecat sebagai polisi.#rio