Taman Kota Masih Kurang

9

TAMAN KOTA-Sejumlah pekerja menata taman dengan berbagai tanaman hias di Underpass Simpang Patal Pusri, Palembang. Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman (DPJPP) Kota Palembang mengakui bahwa jumlah taman kota yang ada di Kota Palembang masih jauh dari kata cukup.  BP/ARRACHIM
Sejumlah pekerja menata taman dengan berbagai tanaman hias di Underpass Simpang Patal Pusri, Palembang.

Palembang, BP
Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman (DPJPP) Kota Palembang mengakui bahwa jumlah taman kota yang ada di Kota Palembang masih jauh dari kata cukup. Oleh karena itu, DPJPP terus berupaya menambah taman kota setiap tahunnya.

“Taman Kota di Palembang masih sedikit jika dibandingkan dengan luas lahan Palembang,” ujar Sekretaris DPJPP, Novrian Fadilah, Jumat (11/3).

Baca:  Lestarikan Seni dan Budaya Sumsel Melalui Workshop Kesenian Tari, Rupa, Sastra, Teater dan Musik

Dijelaskan Novrian, taman di Palembang memiliki beberapa klasifikasi antara lain taman untuk publik, pulau taman, dan taman di pinggir jalan.

“Kalau taman publik artinya taman tersebut bisa digunakan untuk masyarakat berinteraksi. Contohnya ada di Jalan POM IX, Simpang Polda, dan Kambang Iwak, Siti Khodijah, Simpang Lima DPRD Sumsel, dan Monpera,” bebernya.

Baca:  Pulau Cempaka Di TPKS Gandus Jadi Taman Wisata

Alasan masih minimnya taman kota, sambung Novrian, karena pihaknya kesulitan mencari lahan kosong di pusat kota. Kendati tersedia lahan, namun pihaknya harus terlebih dulu membebaskan lahan masyarakat dengan biaya yang tinggi. “Kita juga terkendala dengan harga lahan yang masih mahal,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat DPJPP akan membuat dua taman kota baru yang berlokasi di simpang lima DPRD Sumsel dan di samping kantor Walikota.

Baca:  “Kota Palembang Perlu Merekonstruksi Situs Sriwijaya Melalui Taman Miniatur Kerajaan Sriwijaya”

“DED sudah ada di Bappeda, tinggal pembebasan lahan saja. Waktunya belum bisa ditentukan karena anggaran juga belum ada,” tukasnya. #dil