Kembalikan Hewan Dilindungi

14

BEKANTANLahat, BP

Sejumlah warga masyarakat di Kabupaten Lahat ditengarai memelihara satwa dilindungi. Padahal dalam undang-undang jelas hal tersebut tidak diperbolehkan. Tidak hanya memelihara tapi juga menangkap dan memperjualbelikan hewan.

Kendati demikian, Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel Konservasi Wilayah II Lahat belum memiliki data pasti mengenai kepemilikan satwa yang dilindungi tersebut. “Harusnya kita data dulu, ini berdasarkan informasi di lapangan,“ ujar Rahim, Seksi Konservasi Wilayah II Lahat, pagi ini.

Baca:  FAKL Untuk Meningkatkan Potensi Anak

Ia mengimbau, masyarakat yang telanjur memelihara satwa yang dilindungi untuk menyerahkan ke pihaknya. Karena jelas tertera dalam Undang-Undang no 5 tahun 1990: siapa saja tidak dibenarkan menangkap, menyakiti, apalagi memperniagakan.

Namun, lanjut Rahim, pihaknya belum dapat bertindak untuk melakukan penertiban. Menurutnya, untuk melakukan hal ini perlu koordinasi lagi dengan dinas terkait termasuk pihak kepolisian. Karena bukan tidak mungkin perdagangan satwa liar terkait sindikat atau jaringan tertentu.

Baca:  Pengrusakan APK di Lahat Semakin Membabi Buta

“Kita ini sifatnya hanya menghimbau kepada masyarakat. Untuk menyerahkan satwa liar yang dipelihara agar dapat penanganan yang tepat. Tapi kalau tidak diikuti imbauan ini kami bisa melakukan penyitaan,“ jelasnya.

Rahim menambahkan, pihaknya mulai rutin mensosialisasikan kepada masyarakat yang memelihara hewan dilindungi menyerahkan satwa tersebut. Hal itu, menjadi langkah untuk mendorong kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kelestarian hewan dilindungi dengan melepaskan ke habitat asli.#ufi