Rebut Pistol Petugas, Pengedar Narkoba Ditembak

11

IMG-20160222-03479Kayuagung, BP
Seorang pengedar narkoba, M Husen (38), warga Desa  Mulya Guna, Kecamatan  Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terpaksa dilumpuhkan oleh anggota Satuan Narkoba Polres OKI. Tersangka rupanya melawan saat petugas berupaya menangkapnya. Dia mencoba merebut pistol anggota, yang mengejutkan lagi, berdasarkan pengakuannya, narkoba jenis shabu-shabu dia beli oknum anggota TNI AD.

Tersangka Husen ditangkap minggu malam pukul 22.45 di Jalan Lintas Timur, tepatnya di depan gerbang tempat wisata Teluk Gelam.

Baca:  270 Lebih Pegawai Disdikpora Dites Urine
“Saat itu dia transaksi dengan anggota kita yang menyamar sebagai pembeli, usai transaksi langsung kita bekuk,” ujar Kasatres Narkoba Polres OKI AKP Rio Maurice Prakasa.

Menurut Rio, anggotanya terpaksa memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki kiri tersangka, karena saat ditangkap Dia berusaha mereput pistol milik Kasat Narkoba.

“Dia melawan saat ditangkap, berusaha merebut pistol di tangan saya, karena aksinya berbahaya terpaksa kita lumpuhkan, sebelumnya anggota sempat memberikan tembakan peringatan tetapi dia tetap berusaha merebut pistol saya, ini lengan saya masih ada goresan bekas cakaran tersangka,” terang kasat sambil menunjukkan lenganya,

Baca:  Hasan Ditangkap Beserta Upal dan Narkoba

Dari tangan tersangka, polisi menyita sabu-sabu sebanyak enam paket,  seharga Rp1.200 ribu.

“Dia bilang kalau barang itu dia beli dari oknum anggota TNI (anggota di Ogan Ilir) berinisial M, itu pengakuan tersangka dan tertuang dalam BAP, kita sudah koordinasi dengan POM Kodam II/SWJ, terkait hal ini,” jelasnya.

Sementara itu tersangka Husen, di hadapan polisi, mengaku kalau dirinya sudah satu bulan sering jual narkoba.

Baca:  Keluarga Besar TNI-Polri Terima Sosialisasi Bahaya Narkoba, Pornografi Dan KDRT
“Memang barang itu saya beli dengan oknum anggota Armed, satu paket Rp200 ribu, baru satu bulan saya jual narkoba,” aku tersangka. #ros