Australia Bantu Bangun IPAL

9

negeri-kanguru-bantu-bangun-ipal Palembang, BP

Pemerintah Kota melakukan kerja sama dengan Australia dalam pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal atau perkotaan. Dana yang digunakan pun merupakan hibah program sanitasi dari Kedubes Australia.

“Lahan sudah disiapkan seluas 5,7 hektar di Kelurahan Sungai Selayur, Kecamatan Kalidoni. Pembebasan lahannya pun sudah selesai. Sudah tidak ada kendala lagi,” ucap Harnojoyo usai menerima kunjungan konselor Australia, Senin (22/2).

Ia menjelaskan, Australia menghibahkan dana 50 juta Dollar Australia atau senilai dengan Rp500 miliar. Sementara kebutuhan pembangunan hingga tuntas kurang lebih sebesar Rp1,2 triliun. Ada pun kedatangan pihak konselor Australia ini untuk memastikan sisa penyerapan Rp500 miliar tersebut. “Untuk kekurangannya dimungkinkan menggunakan dana sharing dari pemerintah pusat, provinsi, dan APBD kota sendiri,” jelasnya.

Diakuinya, pembangunan IPAL Komunal ini akan dilakukan bertahap. Selain IPAL, perlu dibangun sambungan pipa dari IPAL kawasan untuk menuju IPAL induknya. Mengingat Palembang tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Asian Games dengan pembangunan LRT, maka pekerjaan akan difokuskan pada instalasi IPAL di Sungai Selayur. Dengan begitu tidak akan menambah parah kepadatan.

“Tahun 2017 akan fokus pembangunan IPAL. Setelah Asian Games baru disambung pekerjaan pipanisasi,” terang Harnojoyo.

Terkait kondisi IPAL di Palembang, kata Harno, selama ini warga membuat septictank sendiri-sendiri sehingga mengotori air tanah. Jika air limbah warga ini dikelola secara terpusat maka potensi kerusakan lingkungan dapat ditekan. “Ini bentuk komitmen kita dalam memperbaiki sarana sanitasi,” ucapnya.

Sementara, Minister Counsellor Infrastructure and Economic Konselor dari Kedubes Australia Dr Steven Barraclough mengatakan, dari hasil tinjauan yang dilakukannya ke lokasi IPAL Komunal yang berada di Komplek Griya Cipta Persada Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, dinilai lokasi tersebut sangat berpotensi.

“Kami melihat dua proyek hibah sudah baik, warga setempat mengaku senang sudah terima layanan air bersih PDAM dengan murah. Lalu untuk pengelolaan limbah sendiri sudah siap,” ulasnya. #dil