Oknum Polisi Jual Pistol Anggota Brimob

40

20160217_114029Palembang, BP
Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel berhasil membongkar sindikat perdagangan senjata api (senpi) ilegal maupun senpi rakitan hasil dari modifikasi Airsoft Gun yang diduga melibatkan oknum anggota Polri.

Tertangkapnya polisi berinisial AH alias Apek (30) berpangkat Brigadir yang bertugas di Polres Way Kanan, Provinsi Lampung usai melakukan transaksi penjualan senpi organik, di Parkiran Stasiun Kereta Api, Kecamatan Kertapati Palembang, Senin (15/2), pukul 17.30.

Bahkan, senpi organik laras pendek bewarna hitam dengan gagang kayu warna coklat berisi 3 butir amunisi kaliber 3,8 mm yang hendak dijual Apek tersebut merupakan senpi organik milik anggota Brimob yang bertugas di Jakarta yang sempat hilang dicuri.

Baca:  Tergiur Rp50.000, Pedagang Nasi Goreng Jual Pistol

Selain mengamankan Apek, pada saat bersamaan polisi juga mengamankan dua penjual senpi rakitan hasil dari modifikasi Airsoftgun, Andre Suartama (24) dan Muhammad Ikhsan Avianto alias Ican (26), di Jalan Inspektur Marzuki, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, pukul 20.30.

Namun, saat ditangkap petugas persisnya depan SMA Negeri 11 Palembang, tersangka Andre melakukan perlawanan dan sempat berkelahi, sehingga warga Komplek Pondok Palem Indah, Blok R 9-10, Nomor 2, Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL) Palembang terpaksa ditembak.

Baca:  Jarwo Dibekuk Polisi Sebelum Menembakkan Pistolnya

Tertangkapnya kedua pebisnis senpi rakitan yang saling tinggal bertetanggaan, polisi menyita barang bukti berupa 1 unit senpi rakitan laras pendek warna silver jenis revolver bergagang kayu dengan warna coklat beserta enam butir amunisi dan 1 bilah senjata tajam (sajam) jenis celurit.

Menurut keterangan Apek yang merupakan warga Desa Negeri Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, saat dihadirkan pada gelar tersangka dan barang bukti, di Mapolda Sumsel, Rabu (17/2), dirinya tak mengetahui jika senpi tersebut milik anggota Brimob yang bertugas di Jakarta.

Baca:  Tergiur Rp50.000, Pedagang Nasi Goreng Jual Pistol

“Saya tidak tahu kalau pistol itu hasil curian. Taunya hanya disuruh Sulaiaman (anggota Provos Polres Way Kanan-red) menjual seharga Rp28 juta, jadi rencana saya jual seharga Rp35 juta,” kata Apek yang telah menjadi anggota Polri selama 13 tahun ini.

Sedangkan, keterangan tersangka Andre, ia baru menjalani bisnis jual beli senpi rakitan dari Airsoft Gun dengan cara memesan melalui online di Tokopedia dengan harga Rp5 juta. Rencananya hendak dijual rekannya, Ican seharga Rp6 juta.#rio