Ungkapkan Kasih Sayang Tak Harus Dengan Valentine

12

ketua-tim-penggerak-pkk-kabupaten-banyuasinmengunjungi-sejumlah-korban-penyakit-campakBanyuasin, BP
Tidak seperti sejumlah kepala daerah lain yang mengeluarkan surat edaran tegas melarang valentine day, Bupati Banyuasin mempersilakan merayakan, tapi dengan catatan. “Boleh-boleh saja merayakan valentine tapi jangan sampai kebablasan,” kata Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian melalui Kabag Humas Robi Sandes.
Jangan sampai valentine dijadikan alasan untuk melakukan pergaulan bebas, berhura-hura atau mabuk-mabukan. Bila diisi dengan hal yang positif, tidak ada salahnya merayakan valentine. “Kalau mau merayakan silakan, tidak akan ada larangan khusus seperti di kotamadya atau kabupaten lain. Namun sebagai warga yang religius, harusnya bisa memilih ikut merayakan atau tidak, apalagi jika sifatnya bertentangan dengan norma agama,” katanya.
Dia menilai perayaan valentine merupakan hak asasi Manusia. “Warga dapat memilah mana yang baik atau buruk,” jelasnya.
Sementara itu  Vinita Citra Karini Yan Anton berkomentar lain. Istri Bupati Banyuasin ini menilai  tidak usah ikut-ikutan merayakan valentine. Karena bertentangan dengan budaya dan norma, apalagi kalau diisi dengan hal-hal negatif dan merusak moral.
Bukan rahasia lagi, di sejumlah daerah hari valentine kerap dijadikan momen oleh kalangan remaja melakukan seks bebas yang mengatasnamakan kasih sayang. Bahkan penjualan alat kontrasepsi juga meningkat menjelang hari valentine. “Saya yakin di Banyuasin tidak seperti itu, lagian sebagai umat muslim tidak perlu ikut-ikutan merayakan,” kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Banyuasin ini, Jumat (12/2).
Dia melanjutkan, kalau mengambil positifnya, anggap saja valentine merupakan momen untuk mengungkap rasa sayang dan cinta kepada orang yang berharga dalam hidup kita, seperti suami, istri, orangtua, sahabat, atau yang lain. Tentunya dalam mengungkapkan dengan cara yang baik dan berbenturan dengan norma budaya dan agama.
 
Untuk mengungkapkan kasih sayang tidak harus menunggu momen atau pada hari valentine. “Tapi secara pribadi, saya berprinsip kasih sayang bisa diungkapkan dan diberikan kapan saja. Bahkan lebih baik kalau kita tebakan rasa sayang terhadap orang-orang tercinta setiap harinya, tidak pada moment tertentu saja,” jelasnya. #mew
Baca:  Pelajar: Say No to Valetine Day