Tiga Tahanan Kabur Polres OI Ditangkap di Medan

14

SAM_2066Inderalaya, BP

Setelah dinyatakan kabur, Jumat pekan lalu, tiga tahanan Polres Ogan Ilir (OI) akhirnya ditemukan dan dijeblokan kembali ke dalam sel pada Jumat (12/2) atau seminggu setelah pelarian. Ketiganya ditangkap di persembunyian mereka di Medan, Sumatera Utara sekitar pukul 07.30 oleh tim pemburu yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Haris Munandar.

          Ketiga tahanan itu yakni Alamsyah (55), warga Desa Tanjung Lubuk, Kecamatan Inderalaya Selatan, Kabupaten OI yang tersandung kasus shabu dan kepemilikan senpi; Amin Fahmi alias Sogek (40), Warga Desa Seri Bandung, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten OI juga tersandung kasus narkoba; dan Sabila Rusdi alias Abah Agung (50), warga  Medan, Sumut  yang tersandung kasus asusila.

Baca:  Polisi Sebar 12 Foto Tahanan yang Kabur dari Sel Polresta Palembang

          “Petugas kami yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Haris Munandar berhasil menangkap kembali tahanan yang kabur pada pekan Jumat lalu. Mereka ditangkap di Medan di sebuah tempat persembunyian,” kata Wakapolres OI Kompol E Tambunan.

Sayangnya Wakapolres OI belum bersedia mengizinkan wartawan untuk mewawancarai ketiga tersangka, termasuk bagaimana kronologis pelarian ketiga tersangka dan kronologis penangkapannya

“Saya belum bisa menjelaskannya secara kronologis proses penangkapan, karena itu teknis intern kami. Nanti sajalah wawancara dengan tersangka, karena mereka belum menjalani pemeriksaan,’’ pinta Wakapolres.

Baca:  Lagi Dua Tahanan Polres Palembang yang Kabur Ditangkap Saat Sembunyi Dekat Rumah

Apakah nantinya ketiga tersangka mendapat sanksi tambahan, Wakapolres mengatakan, itu tergantung dari sidang pengadilan nanti. Soal petugas penjaga sel yang diduga melakukan kelalailan, katanya, juga masih menjalani pemeriksaan “Pasti akan diberikan sanksi kepada petugas yang melakukan kelalaian,’’ tambah E Tambunan.

          Sekadar catatan, tersangka Alamsyah yang merupakan residivis karena pernah menjalani  hukuman 4 tahun 7 bulan dalam kasus narkoba, kembali  ditangkap petugas Sat Narkoba Polres OI, 29 Januari 2016, karena kepemilikan barang haram satu paket shabu dan ratusan bungkus plastik bening dan satu buah timbangan, serta kepemiikan senjata api (senpi) dengan 14 peluru. Selain itu uang tunai sebanyak Rp3 juta lebih dari hasil penjualan narkoba.

Baca:  Tahanan Polda Sumsel Kabur

Lalu tersangka Amin Fahmi juga seorang residivis pernah menjalani hukuman 1,5 tahun penjara dalam kasus narkoba. Amin Fahmi kembali ditangkap dalam kasus yang sama pada pada 28 Desember 2015.

Tersangka merupakan anggota jaringan sekaligus bandar narkoba lintas kabupaten. Dari tangannya diamankan narkoba jenis ekstasi dan shabu-shabu senilai Rp20 juta lebih yang tersimpan di dalam bak kakus milik tersangka, sebanyak 26 butir ekstasi berlogo Ipin dan berlogo gelas serta enam paket shabu. #hen