Ultimate magazine theme for WordPress.

Sabar Menanti Kesempatan Starter

Masuknya pemain baru menggusurnya ke bangku cadangan. Toh, ia pantang menyerah mengejar posisi starter.

hafit22POSISI starter di jantung permainan Sriwijaya FC sepertinya akan menjadi milik Yu Hyun Koo dan Asri Akbar. Sementara pemain muda Hapit Ibrahim harus rela menerima kenyataan menjadi pelapis keduanya bersama Ichsan Kurniawan.

Hapit merupakan pemain bertalenta. Ia adalah penghubung lini belakang dan serang. Gaya permainan gelandang bertahan ini, mirip dengan seniornya, Ponaryo Astaman, mantan kapten SFC.

Semula, ia selalu jadi pilihan pelatih Benny Dollo dalam sesi latihan. Pemain berusia 22 tahun ini menjadi rekan duet Asri Akbar. Namun sejak kedatangan gelandang asal Korea Selatan Yu Hyun Koo, posisinya pun tergusur. Namun demikian, kans pemain kelahiran 22 Mei 1993 itu menembus starting eleven, masih terbuka lebar.

Baca Juga:  Kandidat Top Skorer

“Masuknya Hyun Koo tentu menambah pesaing. Tidak ada persiapan khusus untuk itu. Saya hanya berusaha tampil maksimal saja saat latihan atau uji coba,” kata Hapit Ibrahim, Senin (8/2).

Sejak awal, pemain jebolan SFC U-21 ini sadar betul bila tim yang dibelanya ini merupakan salah satu tim raksasa di Indonesia. Keuangan yang sehat memungkinkan klub membeli pemain bintang dalam jumlah besar.

Itu dirasakan sendiri oleh Hapit. Selama dua musim terakhir sejak dia promosi ke tim senior, skuad SFC selalu dihuni pemain berpengalaman dengan skill di atas rata-rata.

Baca Juga:  Sepakat Bubarkan SFC

“Itulah dukanya main untuk tim besar. Tapi, itu memacu semangat saya untuk bersaing,” tegasnya.

Kendati menembus tim inti cukup sulit, pemilik postur 1,62 cm ini pantang hengkang ke klub lain. Ia justru semakin termotivasi untuk mengalahkan para pesaingnya demi mensejajarkan namanya dengan pemain senior.

Apalagi, SFC merupakan tim tim tanah kelahiran dan sangat ia cintai. Sulit baginya untuk meninggalkan Laskar Wong Kito.

“Memang ada suka dan duka pastinya bersama SFC senior. Suka, karena jadi kebanggaan membela SFC. Duka, lantaran persaingan di sini sangat ketat, tapi saya berusaha menjadikannya sebagai hal yang positif buat memacu semangat,” jelasnya.

Baca Juga:  SFC Daftar Piala Indonesia Satu

Pelatih SFC Benny Dollo mengatakan, Hapit menunjukkan performa bagus selama latihan. Itulah kenapa dia selalu masuk dalam skuad tim inti saat simulasi game. Saat SFC beruji coba melawan tiga tim lokal, PS Pertamina, PS Pusri, dan Palembang All Star, ia pun jadi starter. “Dia semakin bagus bermain. Hapit punya prospek,” jelasnya.

Bendol sengaja memberikan kesempatan lebih pada Hapit untuk menambah jam terbang. Pemain muda seperti dia butuh banyak laga uji coba dan latihan untuk meningkatkan performa.

“Kualitas pemain itu sebetulnya sama. Makanya rotasi bisa dilakukan kapanpun,” tukasnya. # rizal effendi

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...