Ultimate magazine theme for WordPress.

Salam Cicit dan Kenangan Sahabat

foto-bersama-alex-noerdin-sekeluarga_20160116_135851TAK ada yang menyangka, anak kembar Dodi Reza Alex dengan Thia Yudafa yakni Aletta Khayarra Alex dan Atalie Mazzaya Alex turut memberikan salam kepada buyutnya HM Noerdin Pandji yang kini diabadikan namanya menjadi salah satu jalan di Kota Palembang.

 

Berjalan setengah berlari setelah dipanggil oleh master of ceremony, kedua gadis cucu kembar Gubernur Sumsel H Alex Noerdin tersebut menyampaikan salam manisnya.

Dengan bahasa inggris yang fasih Atalie mengatakan, meski belum pernah bertemu dengan buyutnya tersebut mereka mengaku selalu mendengar cerita luar biasa tentang HM Noerdin Pandji dari keluarga.

“Meski sudah lama meninggal, kami mendengar cerita yang luar biasa saat buyut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” tuturnya.

Saat mengetahui bahwa nama buyutnya akan dijadikan salah satu nama jalan, Atalie mengaku sangat senang. “Untuk itu kami ingin menunjukkan perhatian saya dan saudara saya kepada buyut. We are so proud. Dan kepada nek anang, terima kasih telah memberikan nama yang sangat indah untuk jalan ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Purnawirawan, Istri Purnawirawan dan Warakamuri Kodam II Sriwijaya Divaksin

Selepas peresmian, awak media berkesempatan berbincang dengan sahabat HM Noerdin Pandji di masa perjuangan, Tong Djoe. Tong Djoe dikenal sebagai teman akrab Noerdin Pandji sejak lama.

Hingga saat ini, pria berusia 91 tahun ini masih dalam keadaan sehat. Tong Djoe merupakan pengusaha sukses dibidang perkapalan pemilik Tunas Group Pte. Ltd. Tong merupakan pria kelahiran Sumatera, namun saat ini telah menetap di Singapura.

Dirinya bertutur, sosok Gubernur H Alex Noerdin merupakan salah satu sosok yang istimewa bagi dirinya. Dari tujuh anak Noerdin Pandji, dirinya mengaku Alex yang paling mirip dengan sifat ayahnya.

Baca Juga:  Pemalakan di Macan Lindungan  Yang Videonya Viral Diringkus

“Dia (Noerdin Pandji-red) orang yang sangat baik, sifat suka menolong dan membantu dengan orang yang membutuhkan itulah yang buat saya kagum. Alex sangat mirip dengan ayahnya, sama-sama senang menolong orang yang kesusahan,” tuturnya saat ditemui di Griya Agung.

Tong mengaku mengenal baik Noerdin Pandji saat berjuang bersama pahlawan asal Sumsel lainnya yakni AK Gani dan Dr M Isa. Hingga kini pun dirinya masih berhubungan baik dengan keluarga Noerdin Pandji, khususnya Alex.

“Semua kenangan bersama beliau masih saya ingat. Yang paling membuat saya senang adalah, anak cucunya pun masih ingat kepada saya. Mereka tidak lupa untuk mengundang saya dalam peresmian nama jalan ini. Ini suatu kehormatan bagi saya diundang langsung oleh Kepala Daerah seperti Alex, makanya saya rela datang dari jauh untuk menghadiri ini” ungkapnya.

Baca Juga:  Makin Singkat Menuju Bandara

Meski telah lama tidak menetap di Indonesia, Tong Djoe masih fasih berbahasa Indonesia. Pendengarannya yang lancar dan langkahnya yang masih tegap pun tidak menunjukkan bahwa sembilan tahun lagi pria ini akan mencapai usia satu abad.

Dirinya pun merasa bangga bahwa nama sahabat lamanya diabadikan menjadi nama jalan. “Dengan diabadikannya nama Noerdin Pandji di Palembang, saya harap semua masyarakat Palembang bisa meneladani Noerdin sebagai pahlawan besar,” tandasnya. #idz
 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...