Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

TNI Komit Kawal Petani Tanam Padi

Pj bupati mura dan dandim melakukan panen bersama di persawahan desa Tanah Priuk, Kecamatan Muara belitiMuarabeliti, BP

Kabupaten Musirawas sebagai lumbung pangan di Provinsi Sumatera Selatan dan nasional terus berupaya melakukan peningkatan sektor pertanian.
Caranya dengan menggalakkan  para petani  panen tiga kali dalam satu tahun, dengan pengawalan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Pj Bupati Mura H Riki Junaidi menyatakan, acara yang mereka galakan bersama para petani di Kabupaten Mura, bukanlah bentuk acara seremonial.
“Mura ini banyak lahan yang masih kosong. Kami akan oftimalkan semua itu, kami juga mengimbau kepada petani untuk melakukan panen sebanyak tiga kali dalam satu tahun,” katanya, Rabu (30/12).
Untuk itu, pihak pemerintah akan membantu semaksimal mungkin para petani yang berada di Kabupaten Mura, baik masalah pembibitan, penyuluhan, peralatan maupun pengairan.
Pihak Pemkab Mura juga melibatkan TNI dalam pengawalan ketahanan pangan yang berada di Kabupaten Mura. Hal ini dibenarkan oleh Komandan Kodim 0406 Linggau-Mura-Muratara Letkol Wiwin Sugiono yang mengikuti acara tersebut ikut menimpali.
“Kami TNI sudah menyiapkan posko khusus di Tugumulyo untuk masyarakat dan para petani. Kami harap jangan sungkan-sungkan untuk meminta bantuan kami dalam pengawalan ketahanan pangan,” ujarnya.
Menurutnya, logistik memang tidak dapat dijadikan senjata dalam suatu pertempuran. Namun tanpa logistik yang mencukupi perang tidak akan pernah mungkin menang.
“Intinya ketahanan pangan memang sangat menentukan keadaan suatu bangsa dan negara. Jika logistik cukup dan berlipat negara itu akan makmur. Semua pihak harus memacu agar pertanian kita lebih optimal,” bebernya.
Dia juga mengatakan TNI yang berada di wilayah Mura telah mendapat penghargaan berupa Pin emas yang diberikan oleh kementerian pertanian. Ini menandakan, pihak TNI harus memainkan peranan mereka dalam mengawal ketahanan pangan.
“Kami sangat komitment dengan janji kami untuk mengawal ketahanan pangan. Apapun bentuk permasalahannya akan kami bantu semaksimal mungkin,” tandasnya.
Ditempat yang sama, Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Pemprov. Sumsel, Ilfantria mengatakan. pihaknya juga akan melakukan semaksimal mungkin bantuan yang diberikan kepada para petani.
Menurutnya, pihak Pemvrop Sumsel maupun kementerian siap membantu para petani di kabupaten Mura, baik peralatan, Bimtek maupun yang lainnya.
“Ada sekitar 42 milyar dana bantuan khusus petani. Nah, itu semua akan disalurkan kepada para petani sebagai bentuk perhatian pemerintah,” terangnya.
Dia juga mengharapkan, seluruh lapisan masyarakat agar dapat membatu merealisasikan target pencapaian pada 2016 mendatang di Kabupaten Mura. Itu dikarenakan Sumsel ditargetkan dapat menyuplai sekitar 1 juta tons gabah giling untuk ketahanan nasional.
“Meskipun sempat dilanda anomali cuaca beberapa waktu lalu. Sumsel berhasil tembus 600 ribu ton, gabah giling. Nah, untuk 2016 kita harap semua lahan kosong maupun rawa-rawa dimaksimalkan sehingga bisa dipakai untuk bercocok tanam,” katanya. #wan

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...