Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-24

Perampok Bersenpi Tewas Dicincang Korbannya

Foto tersangkaBanyuasin, BP

Tahun 2016 di Banyuasin dibuka dengan kasus perampokan berdarah. Madia (40) kritis dengan luka bacok dan luka tembak demi menyelamatkan ibunya dari tiga perampok bersenjata yang menyatroni rumah mereka di rumahnya Desa Sungai Semut, Kecamatan Makarti Jaya, Jumat (1/1) sekitar pukul 04.00.

Alhasil, para pelaku gagal mengambil harta benda korban. Bahkan satu orang perampok, Sarwono (47) yang masih tetangga desa di Desa Pendopo Harjo tewas dan  dua rekannya melarikan diri.

Sementara korban Madia yang mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya dan ibunya, Hj Sofi, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Palembang.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal saat tiga pelaku yang menggunakan sebo mencoba mendongkel pintu dapur rumah korban yang merupakan Pengusaha kelapa sukses di desanya.

Aksi pelaku dipergoki oleh Hj Sofi, yang biasa bangun pagi untuk solat subuh. Melihat kawanan rampok, Hj Sofi sempat mencoba teriak, kemudian tubuh rentanya langsung di tendang oleh salah satu pelaku, hingga kepalanya tersungkur dan tak bisa bangun lagi.

Kegaduhan itu membuat Madia (40) anak Hj Sofi terbangun. Melihat ibunya terkapar, dia langsung mengambil parang dan tanpa menghiraukan kesealamatanya, meladeni 3 pelaku bersenjata itu.

Meski menderita banyak luka bacokan di tubuhnya, Madia tak henti melakukan perlawanan, hingga salah seorang pelaku yang diketahui bernama Sarwono tewas terkapar.

Melihat rekannya tewas, 2 pelaku lainnya melarikan diri.

Kapolsek Makarti Jaya AKP Iskandar didampingi Kanit Intel Brigpol Hendri membenarkan adanya aksi perampokan tersebut. Korbannya luka parah dan salah seorang dari tiga pelaku tewas di tempat kejadian. “Dua orang langsung kabur setelah mengetahui rekannya terjatuh berlumuran darah. Pelaku yang tewas telah dimakamkan oleh pihak keluarga, usai visum di Puskesmas Makarti Jaya,” katanya.

Pihaknya mengaku telah melakukan olah tempat kejadian peristiwa yang menyita sejumlah barang bukti kejadian yang menghebohkan warga desa pada hari pertama tahun 2015 itu. Pihaknya juga telah melakukan penyelidikan terhadap dua orang pelaku lain yang beraksi bersama Suwono (43) warga Dusun III Desa Pendowo Harjo Kec. Makarti Jaya.

Korban Madia mengalami luka bacokan di bagian leher, bahu kiri, tangan, jari, paha, dengkul, mata kaki kanan, dan Hj Sofi mengalami luka memar di sejumlah bagian tubuhnya. “Sekarang korban menjalani perawatan intensif di rumahsakit Palembang,” singkatnya.

Kronologis

  1. 3 pelaku menggunakan sebo, mendongkel pintu dapur rumah korban.
  2. Hj Sofi (75) mendengar suara aneh langsung memeriksa ke dapur.
  3. Pintu dapur terbuka, Hj Sofi ditendang hingga kepalanya tersungkur ke lantai dan tak bisa bergerak.
  4. Madia (40) anak korban terbangun, langsung mengambil golok panjang melakukan perlawanan.
  5. Terjadi perkelahian bersenjata antara Maldi dan 3 orang korban.
  6. Satu tersangka berhasil dikalahkan, dengan luka bacok di leher, muka, tangan dan kaki.
  7. Melihat rekannya terkapar, 2 pelaku lain melarikan diri.
  8. Korban berhasil selamat, namun mengalami luka sayat di leher kaki, tangan, punggung dan luka tembak.
  9. Maldi dan ibunya Hj Sofi

dilarikan ke rumah sakit umum Palembang.

#mew

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...