Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-24

HUT Satpam, Tantangan MEA

1-3Sekayu, BP
Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Satuan Pengamanan (Satpam) ke-35 diselenggarakan di halaman Mapolres Muba, Rabu (30/12). Peringatan ini dipimpin  Plh Bupati Muba Beni Hernedi sebagai Inspektur upacara dan diikuti oleh anggota Satpam, Pol-PP Kabupaten Muba, anggota Polres Muba, anggota TNI dan pramuka. Hadir dalam peringatan tersebut  Kapolres Muba AKBP M Ridwan, SIK, Dandim 0401 Muba Letkol Inf Ignatius Wiwoho, para Asisten, pimpinan SKPD di Lingkungan Pemkab Muba, dan undangan lainnya.

HUT SATPAM ke-35 mengambil tema, “Melalui peringatan HUT Satpam ke-35, kita tingkatkan kompetensi profesi Satpam Indonesia melalui pendidikan yang berkualitas dalam menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN”.

Dalam amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Badrodin Haiti, Plh Bupati Muba mengucapkan selamat ulang tahun serta mengapresiasi seluruh personel satuan pengaman dimanapun bertugas, atas dukungan dan partisipasi aktif dalam rangka memelihara keamanan di lingkungannya.

“Selamat ulang tahun kepada seluruh personel satuan pengaman, melalui peringatan hari ulang tahun Satpam ini, kami mengajak agar peringatan ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk melakukan introspeksi dan evaluasi terhadap kinerja yang telah ditampilkan. Tentunya melalui perbaikan dan penyempurnaan terhadap peran Satpam sebagai mitra Polri dalam penyelenggaraan pengamanan swakarsa yang lebih optimal,” ujar Beni.

Beni juga menghimbau kepada seluruh peserta upacara untuk bersiap menghadapi momentum yang sangat penting yaitu pengintegrasian kawasan Asean atau disebut dengan nama Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada tahun 2016 mendatang.

Lanjutnya, pemberlakuan MEA ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi bangsa Indonesia. Pada satu sisi, MEA akan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada investor, baik asing maupun dalam negeri untuk menanamkan modalnya pada berbagai bidang usaha dan industri di Indonesia. Kondisi tersebut tentu saja akan mengakibatkan munculnya berbagai potensi ancaman dan gangguan kamtibmas, yang apabila tidak mampu diantisipasi dan dikelola dengan baik akan berkembang menjadi gangguan nyata yang dapat merusak stabilitas kamtibmas.

Selain itu Beni Hernedi menyampaikan beberapa hal yang ditujukan kepada porsonel satuan pengaman untuk dipedomani dan dilaksanakan, diantarnya, pertama tingkatkan disiplin, intergitas, solidaritas, dedikasi dan profesionalisme sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas dan garda terdepan dalam penyelenggaraan pengamanan swakarsa. Kedua tingkatkan pengetahuan, kompetensi, kemampuan dan keterampilan guna menunjang pelaksanaan tugas di lapangan dan yang terakhir lakukan upaya preventif yang konstruktif dan kreatif, dalam mencegah dan mengeliminir segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.#arf

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...