Ultimate magazine theme for WordPress.

Minta Surat Bebas Transfer

Muchendi Mahzareki
Muchendi Mahzareki

Palembang, BP

Manajemen Sriwijaya FC (SFC) meminta surat bebas transfer pada pemain yang sempat berstatus pinjaman sebelumnya.

Itu artinya, pemain seperti Talouhu Abdul Musafri harus mengurusnya ke Manajemen Barito Putra, tim yang dibela sebelumnya.

“Semuanya harus kantungi surat bebas transfer, khususnya pemain yang tadi berstatus pemain pinjaman,” kata Asisten Manajer SFC Muchendi Mahzareki, Selasa (29/12).

Surat bebas transfer ini akan menjadi dasar bagi manajemen untuk merekrut punggawa baru. Manajemen tak mau pemain yang direkrut menuai masalah nantinya. Itulah kenapa SFC ingin administrasi pemain ditertibkan lagi.

“Pemain seperti Hyun Koo dari Semen Padang juga sama kalau mau bergabung SFC,” katanya.

Pemain asal Korea Selatan Hyun Koo sempat dipinjam SFC dari Semen Padang pada turnamen Piala Presiden, Agustus lalu.

Tapi di turnamen Piala Jenderal Sudirman, adik kandung bek Persipura Lim Joon Sik ini diminta sang pemilik kembali.

Lantaran hanya berstatus pemain pinjaman, tak banyak yang bisa dilakukan SFC untuk menahannya. Hyun akhirnya membela Semen Padang di Piala Jenderal Sudirman. Tapi memasuki musim baru, bukan tak mungkin Hyun Koo kembali hijrah ke SFC.

Nah, untuk menghindari transfer bermasalah, Hyun Koo diminta mengantungi surat bebas transfer. “Surat bebas transfer itu berlaku untuk seluruh pemain yang baru bergabung. Jadi bukan saja pemain pinjaman. Tapi juga pemain baru,” tegasnya.

Masih kata Endi, surat bebas transfer itu sebenarnya hanya formalitas belaka. Pasalnya, seluruh pemain di Indonesia sudah diketahui habis masa kontrak bersama timnya masing-masing di akhir tahun 2015 ini.

Tapi di saat kondisi sepakbola yang tidak menentu, ada kisruh antara petinggi sepakbola, keberadaan surat bebas transfer ini tentu akan bisa menjadi bukti nyata bila pemain tidak punya masalah dengan tim lamanya. # zal

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...