Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-24

Tahun Baru, Jembatan Ampera Ditutup Enam Jam

jembatan-amperaPalembang, BP
Lalu lintas menuju icon Kota Palembang, Jembatan Ampera, saat malam pergantian tahun ditutup selama enam jam. Penutupan jembatan tersebut dilakukan mulai pukul 21.00 sampai pukul 03.00, sehingga tak ada kendaraan yang boleh menggunakannya pada jam tersebut.

Penutupan Jembatan Ampera itu merupakan antisipasi Polresta Palembang yang telah melakukan rapat dengan Pemerintah Kota Palembang dan instansi terkait agar pengendara tidak tumpah ruah di seputaran Masjid Agung Palembang terlebih di atas Jembatan Ampera.

“Jembatan Ampera akan dilakukan penutupan sejak pukul 21.00 hingga pukul 03.00 dini hari. Jadi kendaraan yang akan menyeberang bisa melalui Jembatan Musi 2 Palembang,” ujar Kapolresta Palembang Kombes Pol Tjahyono Prawoto, Minggu (27/12).

Dengan ditutupnya jembatan itu, Tjahyono menyarankan, bagi warga Kota Palembang yang ingin menuju ke Benteng Kuto Besak (BKB) atau Jembatan Ampera sebagai tempat berkumpul, dapat menuju denga berjalan kaki.

“Kendaraan juga harus di parkir di seputaran Pasar Cinde dan sekitarnya. Nantinya, anggota akan melakukan penutupan dan penjagaan di depan Pasar Cinde agar kendaraan tidak melintas menuju Jembatan Ampera,” kata Tjahyono.

Masih dikatakan Tjahyono, titik-titik jalan seperti Jalan Merdeka, Kolonel Atmo dan sekitar juga akan dilakukan pengamanan dari anggota. Dengan begitu, masyarakat yang akan menuju ke Jembatan Ampera hanya diperbolehkan jalan kaki dan memarkir kendaraan di tempat parkir yang ada di sepanjang jalan.

Begitu pula kendaraan dari Seberang Ulu (SU), sambung Tjahyono, yang akan ke Seberang Ilir, nantinya akan diarahkan ke Musi 2 Palembang. Penutupan akan dilakukan tepat di depan Mapolresta Palembang dan dijaga petugas.

“Bagi pengendara yang akan ke Plaju dan Kertapati diperbolehkan lewat. Tetapi kalau untuk ke atas Jembatan Ampera, silahkan masyarakat parkir sebelum Mapolresta Palembang dan berjalan kaki menuju Jembatan Ampera,” jelas Tjahyono.

Dijelaskan Tjahyono, penutupan ini dilakukan berdasarkan dari pengalaman sebelumnya, karena Jembatan Ampera yang padat akan kendaraan dan manusia. Terlebih ketika pergantian tahun, pengendara sengaja menghentikan kendaraannya di atas Jembatan Ampera.

“Dari itulah, dari koordinasi yang telah dilakukan diputuskan untuk melakukan penutupan terhadap Jembatan Ampera pada malam pergantian tahun ini,” tutur Tjahyono.

Dikatakan Tjahyono, Jembatan Ampera baru akan dibuka kembali setelah kondisi dianggap sudah dapat dibuka. Sehingga arus lalu lintas di atas Jembatan Ampera tidak mengalami kemacetan karena penuh dengan kendaraan dan manusia.

“Ini demi kebaikan kita semua, terlebih untuk icon Kota Palembang yaitu Jembatan Ampera. Takutnya ada apa-apa, jadi semuanya susah. Makanya diputuskan dilakukan penutupan saat malam tahun baru,” tegas Tjahyono.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Iza Fadri mengatakan, memang penutupan Jembatan Ampera akan dilakukan pada malam pergantian tahun. Hal tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai hal terutama lalu lintas dan Jembatan Ampera sendiri.

“Sudah dilakukan koordinasi dengan Pemkot dan Dishub, sehingga Jembatan Ampera akan ditutup pada malam tahun baru,” pungkas jenderal bintang dua ini. #rio

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...