Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Gubernur: Tanamkan Modal di JSC Sejak Awal

Jakabaring Sport City (1)Palembang, BP

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menginginkan pihak ketiga yang akan menanamkan modal pada PT Jakabaring Sport City (JSC) menempatkan sahamnya sejak awal.  Ssuai dengan rancangan peraturan daerah, modal yang diajukan pemerintah provinsi pada PT Jakabaring Sport City minimal 51%, sedangkan sisanya 49% ditawarkan kepada badan usaha dan pemkab/pemkot serta pihak lain yang memenuhi persyaratan.

 

Pemprov Sumsel melalui badan pengawas senantiasa melakukan pembinaan dan mendorong seluruh jajaran direksi dan personalia Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk terus meningkatkan kinerjanya agar memiliki daya saing dan dapat memberikan kontribusi yang maksimal bagi daerah.

 

Dikatakan Alex Noerdin, aset pada kawasan JSC meliputi seluruh tanah dan bangunan di areal seluas 336 hektar. Proses inventarisasi aset JSC telah dilakukan sejak pengelolaannya diserahkan kepada BPKAD Sumsel tahun 2012.

 

Ia menyatakan, untuk rencana pengelolaan kawasan JSC akan dibuat masterplan pada 2016 dan saat ini sedang dilakukan kajian mengenai apa saja yang akan dibangun sesuai rencana pengembangan JSC, seperti tempat outbond dan panggung pertunjukan.

 

Masterplan-nya akan dibuat terlebih dulu. Sekarang sudah masuk tahap pengkajian,” katanya saat diwawancarai, Sabtu (26/12).

 

Untuk itu, Pemprov Sumsel akan bekerja sama dengan Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sumatera Selatan, Babel, dan Jambi. “Ini dilakukan guna melakukan penilaian terhadap seluruh aset yang akan dijadikan penyertaan modal pada BUMD PT JSC,” tuturnya.

 

Menurutnya, raperda tentang pendirian badan usaha milik daerah PT Jakabaring Sport City yang nantinya diharapkan akan mampu mengelola kawasan itu secara profesional.

 

“Tentunya ini jika diimplementasikan bisa menjadi landasan bagi pemerintah Provinsi Sumsel dalam melaksanakan pembangunan dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” kata dia.

 

Sementara, DPRD Sumsel sendiri sebelumnya mendukung penuh keinginan Pemprov Sumsel untuk membentuk PT Jakabaring Sport City untuk mengelola kawasan komplek olahraga memiliki 15 venues cabang olahraga dan menjadi ikon Kota Palembang tersebut.

 

Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, RA Anita Noeringhati, menilai, keberadaan aset-aset yang dimiliki Pemprov di dalam lingkungan tersebut sangat penting diamankan, mengingat aset yang ada di JSC sangat potensial untuk didayagunakan.

 

“Bisa mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Untuk itu sangat layak dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah,” katanya.

 

Dengan didirikannya PT JSC diharapkan komplek olahraga itu akan menjadi daya tarik Pemprov Sumsel, khususnya di bidang olahraga, dan dapat memberikan kontribusi. Fraksi Golkar juga mengingatkan, dengan pembentukan BUMD ini Pemprov Sumsel tetap harus menjadi pemegang saham mayoritas dan menjamin aset-aset tidak berpindah tangan, karena itu meminta penjelasan tentang data aset dan rencana pengelolaan kawasan Jakabaring Sport City ke depan. #dil

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...