Tim Sepakbola PON Sumsel Target Medali Emas

11

Palembang, BP

HarisCabang olahraga (cabor) sepakbola Pekan Olahraga Nasional (PON) Sumsel di PON Jabar 2016 memasang target medali emas. Hal ini ditegaskan langsung Sekretaris tim PON Sumsel Achmad Haris, Jumat (25/12). Menurutnya, tim sepakbola PON Sumsel semakin menunjukkan perkembangan yang sangat baik.

Setelah berhasil mendapatkan tiket maju PON 2016, Teja Paku Alam dan kawan-kawan sama sekali tidak vakum. Punggawa PON Sumsel terus mengeber latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

“Kita tahu pertandingan PON masih lama, tapi kita terus siapkan tim,” katanya.

Pelatih Rudy Keltjes masih terus membesut anak asuhnya untuk meningkatkan performanya. Tak hanya sekadar latihan saja, manejemen PON Sumsel dan pelatih tengah menjajaki turnamen yang mungkin bisa diikuti Teja dkk.

Turnamen ini akan membuat pemain punya jam terbang. Pertandingan itu akan membuat pemain semakin matang d posisinya masing-masing. Koordinasi antar lini juga diyakini akan semakin membaik di turnamen itu.

Tapi tak mudah menemukan turnamen di Sumsel. Apalagi dengan kondisi sepakbola Indonesia sekarang. PSSI yang dibekukan Menpora membuat induk sepakbola di tingkat daerah pun ikut vakum.

Hal itu tentu akan membuat cabor olahraga sepakbola kini menjadi vakum. Hal itu membuat manajemen PON Sumsel dan jajaran pelatihnya harus pasang mata dan telinga melihat lagi turnamen yang mungkin bergulir.

“Kita masih terus cari, semoga saja ada turnamen yang bisa kita ikuti,” katanya.

Masih kata Haris, untuk menjaga kekompakkan pemain pihaknya sangat disiplin pada pemain. Seluruh pemain harus mengikuti program latihan tanpa terkecuali.

Meski itu pemain berlabel SFC senior pun harus taat pada peraturan yang diterapkan manajemen ataupun pelatih Rudy Keltjes.

Manda Cingi, Ichsan Kurniawan, Teja Paku Alam, Hapit Ibrahim dan Zalnando harus mengikuti program latihan.   Pemain SFC ini diharapkan ikut turnamen antar kampong (tarkam) disela latihan ataupun saat tim diliburkan.

Bila manajemen SFC memperbolehkan pemainnya ikut tarkam. Khusus buat pemain yang tergabung tim PON Sumsel diharamkan melakukan hal itu. Teja dan kawan-kawan tetap punya tanggungjawab lain, yakni menjaga dirinya untuk tim PON Sumsel.

“Kita tidak mau pemain cedera atau konsentrasi pemain terpecah, kita ingin pemain tetap fokus pada program latihan di PON Sumsel, karena target kita emas atau minimal perunggu,” tegasnya.

Ozal