Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Tingkatkan Kemampuan Perajin Tenun

Palembang, BP

Sebagai bentuk kepedulian terhadap perajin tenun kawasan Tuan Kentang Palembang, Bank Sumsel Babel sebagai bank pembangunan daerah (BPD) memberikan pembekalan menjahit agar hasil tenun dapat diolah sendiri dan memiliki nilai jual tinggi.

Sekretaris Perusahaan Bank Sumsel Babel Faisol Sinin mengatakan, kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). “Ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bina mitra Bank Sumsel Babel. Kami mengupayakan agar para penenun ini bisa mendapatkan nilai tambah lagi dari hasil tenunan mereka,” katanya usai menggelar pelatihan ‘Bina Mitra’ di UPT Tekstil Dekranasda Jakabaring, Selasa (22/12).

Untuk kegiatan ini, pihaknya mengucurkan dana sebesar Rp50 juta. Pihaknya memfasilitasi konsumsi, transport, dan beberapa fasilitas lainnya. “Untuk tahap awal ini, kami memberikan pelatihan kepada 25 orang perajin tenun yang ada di Kawasan Tuan Kentang. Peserta pelatihan tidak terlalu banyak agar pelatihan ini dapat maksimal dan fokus,” katanya.

Dikatakannya, para peserta ini diberikan pelatihan menjahit, tujuannya agar para perajin ini tidak hanya menghasilkan bahan baku tetapi dapat membuat bahan baku menjadi barang jadi yang siap pakai.

Hal senada dikatakan Afrian Joni, Kepala UPTD Balai Pengembang Industri Disperindagkop Sumsel. Menurutnya, kegiatan ini merupakan sinergi program antara Bank Sumsel Babel dan Disperindag Sumsel. “Selama ini para perajin tenun lebih condong kepada kegiatan hilir, dengan adanya pelatihan ini kami mengupayakan agar para perajin bisa melakukan kegiatan hulunya. Yakni membuat pakaian, karena ini akan lebih menguntungkan,” katanya.

Sementara itu, sebagai salah satu peserta yang mengikuti pelatihan ini, Udin Abdillah mengatakan, sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. “Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama enam hari, kami diajarkan menjahit. Karena selama ini kami hanya menenun, karena sudah ada kemampuan menjahit kami akan mencoba membuat pakaian jadi juga,” katanya.

Pelatihan ini juga diikuti oleh Palembang Crafter Community, salah satu perwakilannya Olivia Ruminda mengatakan, dengan pelatihan menjahit yang diperoleh pihaknya bisa menghasilkan produksi lebih banyak dan tentunya lebih efektif.#pit

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...