Ultimate magazine theme for WordPress.

Pahami Permasalahan Pasca Pilkada

henny-susantih-spd-msiPalembang, BP
Prediksi sejumlah kalangan yang menilai akan ada kabupaten yang mengajukan gugatan terhadap Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) di Sumatera Selatan bisa saja terbukti. Untuk menghadapi permasalahan-permasalahan tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel mengikuti rapat koordinasi bersama sejumlah kabupaten/kota lainnya di Jakarta pada 20 – 22 Desember mendatang.
Komisioner KPU Sumsel Divisi Data Dan Informasi serta Hubungan Antar Lembaga Heni Susantih, Minggu (20/12), menegaskan, rakor tersebut akan membahas teknis serta evaluasi terhadap seluruh kegiatan pilkada yang telah berlangsung.
Ia mengatakan, mereka mengikuti rakor PHP itu bersama dengan KPU tujuh kabupaten di Sumsel yang melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak 9 Desember lalu. Sementara mengenai hasil pilkada di tujuh kabupaten di provinsi itu, ia menyatakan, untuk rekapitulasi perolehan suara di tingkat KPU kabupaten sudah selesai semua dilaksanakan. Yang terakhir melakukan rekapitulasi perolehan suara KPU Kabupaten Musirawas pada 17 Desember lalu.
Menurutnya, hingga Sabtu (19/12) lalu, Kabuapten Ogan Komering Ulu telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Sedangkan untuk kabupaten lain, kemungkinan bisa saja menyusul. Untuk Mura, ada kemungkinan mengajukan ke MK mengingat ada selisih suara tipis. “Kita terus melakukan monitoring di daerah tersebut,” katanya.
Komisioner KPU Sumsel Bidang Sosialisasi dan Hukum Ahmad Naafi menegaskan, pihaknya akan membentuk sebuah tim yang baik di KPU provinsi dan KPU kabupaten. Ini diberikan tugas untuk turun ke lapangan terkait potensi masalah PHP pasca penetapan perolehan suara pasangan calon bupati/wakil bupati 2015. Selain itu mereka akan diberikan tugas menyusun kronologis permasalahan dan menyiapkan lalu menghimpun bukti-bukti tertulis yang diterima dari penyelenggara di tingkat KPPS.
“KPU provinsi menyiapkan tim dan ruang helpdesk PHP yang akan digunakan menerima dan memonitor permohonan yang akan diterima dari Biro Hukum Setjen KPU RI, begitupula KPU di tujuh kabupaten di Sumsel,” katanya.
Tim ini, lanjutnya, akan segera melaporkan kepada KPU RI. Menurutnya, salah satu tugas tim PHP adalah untuk penyusunan dan penyampaian jawaban termohon dan penyiaran alat bukti mengenai aktifitas scaning form C1 yang masih berlangsung. Hasil resmi akan diplenokan KPU Kabupaten mulai 16 Desember mendatang dan scaning yang dilakukan merupakan bentuk transparansi KPU terhadap pemilih dan masyarakat bisa langsung mengaksesnya dengan lebih dahulu di Pilkada2015.kpu.go.id.#osk
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...