Ultimate magazine theme for WordPress.

Targetkan 200.000 Kunjungan Wisman

#Gaet Kemenpar Tingkatkan Promo

IMG_20151220_141912Muaradua, BP
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan 200.000 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) hingga tahun 2019 mendatang. Target tersebut berjumlah satu persen dari pemerintah pusat yang menargetkan kunjungan 20 juta wisman ke seluruh obyek wisata di Indonesia.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menjelaskan, pihaknya menggelar event tahunan seperti Festival Danau Ranau (FDR) dan Musi Triboatton dengan alasan agar wisatawan semakin tertarik mengunjungi obyek wisata di Sumsel.

“Salah satu pemicu datangnya wisatawan adalah diadakannya event rutin. Dengan adanya kegiatan, insya Allah obyek wisata di Sumsel khususnya Danau Ranau yang kini menjadi andalan, bisa lebih terkenal lagi,” ujarnya usai Pembukaan Festival Danau Ranau ke-XX di Bading Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Minggu (20/12).

Dirinya mengungkapkan, dalam obyek wisata danau Sumsel memiliki banyak saingan seperti Danau Sentani, Danau Toba, dan lainnya. Untuk itulah Pemprov Sumsel akan memperbaiki dan menambah infastruktur serta sarana prasarana demi menjadikan Danau Ranau sebagai obyek wisata andalan.

“Syarat untuk bisa jadi objek wisata unggulan itu aksesnya yang komplit. Kami akan perlebar jalur provinsi ke danau ranau, dan menjadikannya jalan negara. Airport Banding Agung akan kembali dibuka, kemudian listrik air, dan keamanan akan ditingkatkan kualitasnyaa. Insya Allah kalau empat hal ini terpenuhi, festival ini akan menjadi salah satu tujuan wisata danau paling populer di indonesia,” jelasnya.

Salah satu obyek wisata menarik di kawasan Danau Ranau adalah adanya kampung bawah air. Alex menjelaskan, saat Gunung Krakatau meletus pada 1883, salah satu kampung yang berada tepat di kaki Gunung Seminung, tenggelam dan tempatnya sekaranglah yang menjadi bagian dari kawasan Danau Ranau.

“Saya pernah menyelam di sini. Kalau airnya sedang jernih dan tenang bekas dan puing perkampungannya masih ada di dalam danau. Mungkin wisata meyelam bisa dikembangkan di sini,” tuturnya.

Untuk meningkatkan pamor Danau Ranau pun, pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata RI di bidang promosi wisata. Sejalan dengan promosi tersebutlah pihaknya setahap demi tahap akan melakukan pengembangan infrastruktur, sarana, serta prasarana yang ada demi menjadikan Ranau sebagai destinasi wisata unggulan Sumsel.

“Saya pun berharap bukan hanya OKU Selatan saja yang semangat mengembangkan pariwisatanya, namun juga seluruh kabupaten/kota yang ada di Sumsel diharapkan untuk mengembangkan potensinya masing-masing,” tandasnya. #idz

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...