Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Mengistimewakan Ibu di Hari Ibu

            IBU-ibu PERHATIAN kepada seorang ibu memang tidak hanya pada Hari Ibu saja, tetapi dengan adanya momen Hari Ibu paling tidak seorang anak bisa mengungkapkan rasa kasihnya kepada sang bunda di hari tersebut.

Menurut Kadisbudpar Sumsel Irene Chamelyn Sinaga, peringatan Hari Ibu merupakan hal yang luar biasa. Karena pada hari itu semua orang diingatkan dengan betapa pentingnya peran dari seorang ibu dalam membesarkan dan mendidik anak menjadi generasi yang baik.

“Kita diingatkan bagaimana Tuhan menyampaikan pesan kepada seorang wanita yakni ibu. Seorang ibu dititipkan harta yang tidak ternilai harganya yaitu anak-anak,” ungkapnya kepada BeritaPagi, Jumat (18/12).

Bukan hanya membesarkan dan mendidik, sambung Irene, seorang ibu juga mengandung anak selama lebih dari sembilan bulan. Fase mengandung adalah fase di mana seorang ibu akan diuji kesabaran dan kewaspadaan dalam menjaga harta yang dititipkan Sang Pencipta.

“Saya salut dengan pengorbanan ibu, karena pengorbanan itu sudah dimulai saat ibu sedang mengandung. Saya juga sudah merasakan suka dukanya mengandung. Kesabaran kita sangat diuji ketika mengandung, terlebih ketika usia kandungan sudah semakin tua,” katanya lagi.

Ia menambahkan, seorang ibu bagi dirinya adalah suatu semangat dalam menjalani kehidupan. Dari sosok ibu, dirinya bisa belajar mempunyai hati nurani untuk mendidik dan menciptakan generasi penerus yang baik.

“Untuk mendidik anak memang diperlukan hati yang suci dan bersih. Bagaimana bisa mendidik anak untuk menjadi baik jika ibu tidak mempunyai hati yang tulus itu,” tuturnya.

Ditanya soal momen yang tidak terlupakan dengan ibu, dikatakannya, setiap hari dirinya selalu ingat dengan sosok ibu yang sejak umur empat tahun tidak sempat mengisi hari-harinya.

“Ibu saya meninggal ketika saya berumur empat tahun. Akan tetapi saya banyak kenangan ketika seusia itu. Saya pernah ikut ibu saya mengajar ke salah satu kecamatan. Setiap hari saya ikut ke kelas saat ibu mengajar,  tetapi saya malah asyik bermain sendiri dengan kapur tulis yang harusnya digunakan untuk mengajar. Tetapi ibu saya tidak marah, melainkan hanya tersenyum sabar menghadapi saya. Sifat penyabar seperti ini yang selalu saya ingat dari ibu, dan akan saya jadikan contoh dalam mengajari anak-anak saya,” jelasnya.

Dalam merayakan Hari Ibu, dirinya bersama keluarga sering mengisi waktu dengan jalan ataupun liburan. Terutama ketika sedang tidak mempunyai kesibukan, dirinya selalu menyempatkan merayakan Hari Ibu bersama dengan keluarga.

“Anak saya dua-duanya saat ini sedang sibuk dengan urusan sekolah. Jadi untuk tahun ini kami belum tahu akan merayakan Hari Ibu di mana. Biasanya, anak-anak saya sering mengajak jalan atau sekadar makan untuk merayakan Hari Ibu ini,” tandasnya.

Sementara itu, Alya Sukma, mahasiswi Unsri Palembang mengatakan, tidak terlalu mementingkan peringatan Hari Ibu. Menurutnya, ibu itu harus diingat setiap hari. Diingat saat dirinya berjuang mengandung, membesarkan, serta mendidik anak-anaknya. Ibu juga sangat berperan penting dalam kesuksesan seorang anak.

“Ibu yang mendoakan anaknya agar sukses, ibu juga yang memberi restu kepada anaknya. Tak akan ada arti usaha dari seorang anak jika tidak mendapat restu dari seorang ibu,” jelasnya.

Ditambahkannya, setiap anak perlu menolong ibu ketika mengalami kesulitan. Karena, saat anaknya masih kecil, sosok ibu itulah yang sedia mengurus anaknya. “Kita juga berkewajiban mengurus ibu saat ibu kita sudah tidak sanggup untuk mengurus dirinya lagi. Itu sudah jadi kewajiban kita sebagai tanda jasa untuk dirinya,” tuturnya.

Sementara itu, Nurul Komariah, mahasiswa perguruan tinggi swasta di Palembang mengatakan, peringatan Hari Ibu akan dirayakannya dengan memberikan kejutan kepada sang ibu. “Biasanya kami akan memberikan kado spesial di Hari Ibu, bisa peralatan memasak dan perlengkapan kecantikan,” ujarnya.

Selain itu, kata Nurul, di Hari Ibu juga akan mengistimewakan sang bunda dengan tidak boleh mengerjakan pekerjaan rumah, seperti memasak dan bersih-bersih rumah. “Kalau bisa semua pekerjaan rumah, biar anak-anaknya yang membereskannya. Kalau hari biasa, kami adek-beradek sibuk tak bisa mengurusi rumah tetapi saat Hari Ibu, harus menjadi spesial untuk ibu,” kata dia.

Tidak hanya itu, tambah Nurul, biasanya pada perayaan Hari Ibu juga menghiasi media sosialnya dengan foto-foto kebersamaan dengan ibu dan mengganti foto profil di blackberry messenger dengan gambar ibu. “Seru aja pas Hari Ibu, teman-teman di BBM kompak mengganti foto profil dan status dengan gambar ibu dan ucapan terimakasih ke ibu,” tutupnya. #dil

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...