Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-24

Apriyadi Siap Prioritaskan Semua Usulan Fraksi Dewan

IMG_20151218_094126_1450416871220PALI, BP
Kritikan fraksi-fraksi dewan seolah RAPBD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir tahun 2016 kurang transparan dan anggarannya kurang sesuai, dijawab  Penjabat Bupati PALI Drs H Apriyadi MSi, dalam sidang paripurna lanjutan yang digelar DPRD Kabupaten PALI, Jumat (18/12).

Enam Fraksi di DPRD PALI meminta penjelasan detil RAPBD tahun 2016 sekaligus memberikan usulan-usulan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan diprioritaskan oleh Penjabat Bupati Apriyadi.

Soal target pendapatan asli daerah (PAD) PALI tahun 2015 yang tidak tercapai, dijelaskan oleh Apriyadi, target tersebut terlalu tinggi dan tidak mungkin untuk mencapainya.

Pembangunan infrastruktur jalan sudah menjadi target pokok pembangunan di Kabupaten PALI, dan juga pembangunan sarana dan pasar sebagai tempat transaksi perdagangan yang menjadi usulan dari Fraksi PAN akan segera  ditindak lanjuti. Apriyadi juga menyinggung pengadaan alat kesehatan oleh Dinas Kesehatan dan genset oleh RSUD Talang Ubi.

“Untuk meningkatkan pelayanan Kesehatan kepada masyarakat, RSUD Talang Ubi mengusulkan kembali pengadaan genset baru. Saat ini rumah sakit tersebut telah memiliki genset dengan kapasitas 10.000 watt yang digunakan 24 jam untuk UGD, dan terkait permasalahan pengadaan genset tahun 2015 oleh RSUD sekarang dalam proses hukum,” papar Apriyadi dalam sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI Devi Hariyanto.

Masalah anggaran yang kurang sesuai, Apriyadi akan meninjau ulang seluruh Rencana Kerja Anggaran (RKA) dari SKPD yang menurut pemandangan umum fraksi-fraksi dewan kurang sesuai.

Selanjutnya akan diadakan pembahasan RAPBD antara SKPD dan komisi-komisi dewan. Bupati memerintahkan SKPD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tidak meninggalkan wilayah PALI mulai hari ini (Jumat) sampai hari Senin.

“Saya perintahkan kepada SKPD dan TAPD jangan meninggalkan PALI selama pembahasan dengan komisi-komisi dewan, termasuk Sekda selaku pegawai tertinggi TAPD dan harus mengoordinir kawan-kawan lain,” katanya.

Sementara itu Darmadi Suhaimi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, mengatakan, keinginan dewan untuk mengubah RAPBD tahun 2016 akan dikembalikan lagi ke masing-masing SKPD yang mengusulkan.

“Tergantung di SKPD yang mengusulkan, kalau memang mampu mengelola silakan saja, dan biarkan komisi-komisi yang akan membahasnya sesuai tupoksinya masing-masing,” katanya.

Sidang paripurna diskors dan akan dilanjutkan Selasa (22/12) mendatang dengan agenda memberikan pandangan komisi- komisi tentang RAPBD Kabupaten PALI tahun 2016. #hab

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...