Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Lagi, Polisi Ditembak Saat Penangkapan

Penembak Polisi Dilindungi Sebuah Organisasi_548249Palembang, BP

Baru dua hari penembakan menimpa anggota Satres Narkoba Polres OKI, Brigadir Eldwin Aldi, saat penangkapan bandar narkoba, penembakan terhadap polisi kembali terjadi, Rabu (16/12) sekitar pukul 06.10.

Kali ini korban penembakan seorang anggota dari Polda Metro Jaya Aiptu Hasudungan Siregar yang tengah menjalankan tugas menangkap pelaku kasus penggelapan barang milik PT Sampoerna sebanyak satu kontainer di Musirawas.

Akibat peristiwa tersebut, Hasudungan yang diketahui bertugas di Jatanras Polda Metro Jaya mengalami luka tembak di bagian tangan kiri dan tembus sampai ke lengan kirinya. Penembakan ini dilakukan Agus Budi alias Tito bersama adik iparnya, Hermanto, dengan menggunakan senjata api rakitan (senpira) secara bertubi-tubi mengarah ke tiga anggota Jatanras Polda Metro Jaya. Dari tembakan yang dilepaskan, peluru mengenai tangan kiri Hasudungan hingga menembus ke lengan kirinya.

“Kronologis kejadian bermula saat anggota Jatanras Polda Metro yang dipimpin Ipda Taufik Idrus bersama dua anggota yakni Aiptu Hasudungan Siregar dan Brigpol Surahman, mau melakukan penangkapan DPO mereka dengan pelaku Tito. Kasusnya penggelapan barang milik PT Sampoerna sebanyak satu kontainer yang lokasinya di Jakarta,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova, Rabu (16/12).

Namun, masih dikatakan Djarod, sebelum melakukan penangkapan, anggota Jatanras Polda Metro Jaya mengajak mantan Kades Muara Milau, Kecamatan Selangit yakni Zarian untuk mencari rumah mertua pelaku.

Dari informasi itulah, anggota Jatanras Polda Metro bersama mantan kades tersebut langsung menuju ke rumah mertua pelaku. Setibanya di rumah pelaku, mantan Kades Muara Nilau mengetuk pintu depan rumah dan keluar pelaku Hermanto dari samping rumah. Di situlah anggota menanyakan keberadaan Agus dan dijawab Hermanto kalau Agus tidak berada di rumah.

“Dari situ anggota yakni Aiptu Siregar menuju ke belakang rumah dan beberapa saat kemudian terdengar suara tembakan bertubi-tubi dan langsung anggota lainnya menuju ke belakang. Terlihat Aiptu Siregar terjatuh dengan luka tembak di tangan kiri,” jelas Djarod.

Dikatakan Djarod mengetahui itu, Hermanto bersama pelaku yang menjadi DPO Polda Metro Jaya, Tito, langsung melarikan diri. Sedangkan Aiptu Hasudunga Siregar langsung dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RS Ar Bunda Lubuk Linggau untuk mendapatkan pertolongan.

Disinggung mengenai koordinasi, menurut Djarod Polda Metro Jaya yakni Ditreskrimum sudah terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Ditreskrimum Polda Sumsel. “Sudah ada koordinasi sebelumnya dengan Polda Sumsel, selain itu juga diteruskan ke Polres Mura. Makanya bisa tahu dengan mantan kades disana sebagai penunjuk rumah pelaku,” pungkas Djarod. #rio

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...