Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Bokong Polisi Tertembak Saat Penggrebekan

Palembang, BP1612.01.Polisi Tertembak.Fer

Penggrebekan rumah terduga bandar besar narkoba berinisial AS di Desa Harapan Jaya SP IV, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) oleh jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres OKI, disambut tembakan yang mengenai salah satu anggota Buser Sat Narkoba Polres OKI bernama Brigpol Edwin Aldrien.

Saat penggrebekan, korban yang melakukan pengawasan di luar rumah, tiba-tiba roboh setelah diterjang timah panas pelaku yang diduga melakukan penembakan dari kebun karet berjarak sekitar 10 meter dari lokasi penangkapan. Peluru diduga berhasil dari rekan AS yang hendak membebaskan tersangka dari pengamanan polisi.

Beruntung, luka tembak senjata api rakitan (senpira) yang mengenai bagian bokong hingga menembus paha kiri Brigpol Edwin, tidak berakibat fatal. Namun untuk mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang di bagian paha, anggota Polri berbadan tinggi besar ini harus menjalani operasi di Rumah Sakit RK Charitas Palembang.

Melihat temannya tertembak, jajaran Satresnarkoba Polres OKI yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Iptu Rio Maurice Prakarsa, berhasil meringkus terduga AS, bandar besar narkoba Sungai Menang, berikut barang bukti sepucuk senpira empat silinder dengan tiga butir peluru aktif. Guna pengembangan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka AS kini diperiksa secara intensif di Mapolres OKI.

Wakapolres OKI Kompol M Adil, SH, saat dikonfirmasi, Selasa (15/12), membenarkan adanya penembakan terhadap anggotanya saat penggrebekan bandar besar narkoba di Kecamatan Sungai Menang.

“Informasinya demikian, namun kita belum mengetahui kondisi terakhir Brigpol Edwin ini. Yang bersangkutan masih menjalani perawatan intensif di RS RK Charitas Palembang. Mungkin demikian saja yang bisa saya sampaikan,” ujar Wakapolres.

Kaur Bin Ops (KBO) Narkoba Iptu Tuswan menuturkan, penggerbekan terhadap tersangka AS, terduga bandar besar narkoba dilakukan pada, Senin (14/12) sekitar pukul 21.00.

“Jadi kita bagi dua tim, ada yang masuk ke dalam rumah dan berjaga-jaga di luar. Saat kita telah mengamankan tersangka AS berikut melumpuhkan senpira yang berada di tangannya di dalam rumah. Seketika lampu mati dan tiba-tiba di luar terdengar suara tembakan, yang diduga dari arah semak-semak. Setelah itu anggota kita Brigpol Edwin berteriak, rupanya tembakan itu mengenai bagian pantat yang menembus paha kirinya,” beber Iptu Tuswan

Melihat kondisi demikian, polisi yang berada di dalam rumah berinisiatif keluar sembari mengamankan tersangka AS dan barang bukti.

“Kami langsung keluar rumah dan menyelamatkan Brigpol Edwin yang tertembak. Untuk barang bukti narkoba tidak kita dapatkan, karena tidak sempat menggeledah. Alhamdulillah anggota kita ini lukanya tidak terlalu parah,” tandasnya.

Mengenai asal usul tembakan, Iptu Tuswan menduga tembakan itu berasal dari semak-semak hutan di sekitar kediaman tersangka.

“Siapa penembaknya kita belum tahu, yang jelas asal tembakan itu bukan dari senpira milik tersangka AS. Diduga ada tersangka lain yang berada dalam hutan dan mengeluarkan tembakan untuk menyelamatkan rekannya yang sudah kita ringkus,” cetusnya.

Pihaknya juga menegaskan dalam waktu dekat dapat meringkus rekan tersangka lain, yang diduga juga menjadi komplotan bandar besar narkoba di Kecamatan Sungai Menang.

“Kita yakin tersangka AS ini memiliki jaringan yang besar. Informasi awalnya, ada tiga kilogram shabu-shabu yang berada di tangan tersangka AS ini. Namun kita belum temukan,” katanya.

 

Dirawat

Kabid Humas Polda Sumsel Djarod Padakova didampingi Kasat Reserse Narkoba Polres OKI Iptu Rio Maurice Prakarsa saat ditemui di RS RK Charitas mengatakan, korban masih menjalani perawatan usai dilakukan operasi pengangkatan proyektil.

“Ketika penggrebekan tujuh orang masuk ke dalam rumah bersama perangkat desa dan tiga orang berjaga di luar dan saat itu dari tersangka sendiri tidak melakukan perlawanan,” kata Rio.

Karena situasi saat penggrebekan cukup kondusif, dirinya melanjutkan petugas di lapangan sama sekali tidak melepaskan tembakan. Namun saat penggeledahan di dalam rumah terdengar suara ledakan dan korban sudah tergeletak.

“Situasi cukup gelap, karena listrik sedang padam dan diduga pelaku melintas menggunakan sepeda motor serta melepaskan satu kali tembakan dari arah perkebunan,” ujarnya.

Dari hasil pengangkatan proyektil diduga pelaku menggunakan senjata api rakitan dengan amunisi senjata laras panjang dan untuk tersangka HN yang memang menjadi target operasi masih menjalani pemeriksaan di Mapolres OKI terkait hubungan antara pelaku penembakan dengan tersangka HN.

“Dari dalam rumah tersangka HN kita tidak menemukan narkoba. Namun didapati satu pucuk senjata api rakitan dan kita juga belum mengetahui hubungan pelaku penembakan ini,” jelasnya.

Sementara itu, korban penembakan Brigpol Edwin menuturkan suara tembakan hanya satu kali dan sebelum penembakan sempat ada seorang mengendarai sepeda motor melintas.

“Setelah tersangka diamankan, listrik padam dan diduga pelakunya orang yang mengendarai motor itu serta diduga berkaitan dengan tersangka yang kita amankan,” tuturnya.

Serta sebelum dilarikan ke RS RK Charitas Palembang, Edwin menambahkan dirinya sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Kayuagung.#ros/ris

 

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...