Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-24

Jokowi: Rakyat Menginginkan Transparansi

Laily_Setpres_01Jakarta, BP

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan,  Indonesia berada pada era baru di mana pola komunikasi di antara pemerintah dan rakyat berubah. Rakyat menginginkan transparansi, keterbukaan informasi, yang interaktif, yang dialogis, dan pemerintahan yang responsif.

“Rakyat menginginkan pemerintah yang cepat dan responsif terhadap keluhan-keluhan. Untuk itu, pemerintah di semua tingkat, pusat dan daerah, institusi, universitas semua badan publik kementerian , dan yang lainnya harus segera berubah ke arah pemerintah yang terbuka, yang good goverment,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada penyerahan Penghargaan Keterbukaan Informasi Badan Publik tahun 2015, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/12) pagi.

Baca:  Love Story: Menyimak Kisah Cinta Pasangan Jokowi dan Iriana, Ngedate Makan Bakso

Presiden menegaskan, hanya dengan good goverment kita akan mampu mendorong partisipasi rakyat agar mau terlibat dalam pembangunan. Hanya dengan mengadopsi pemerintahan yang terbuka maka akan terbangun legitimasi dan kepercayaan publik.

Untuk mewujudkan hal itu, lanjut Presiden, harus ada perubahan karakter, mindset dan reformasi pola kerja agar semua bisa tercapai. “Ini adalah yang harus kita hadapi, keterbukaan informasi tidak dapat kita cegah,” tutur Presiden Jokowi.

Baca:  Love Story: Menyimak Kisah Cinta Pasangan Jokowi dan Iriana, Ngedate Makan Bakso

Pernyataan tersebut ditegaskan kembali oleh Presiden Jokowi kepada wartawan seusai acara penganugerahan.  Presiden mengingatkan, jika saat ini memang era sudah berubah, pejabat ataupun pemerintah tidak bisa lagi menutupi informasi dari publik.

“Sekarang ini era keterbukaan, sangat sulit menutupi hal-hal yang misalnya yang nggak baik. Nggak bisa, eranya sudah era keterbukaan seperti ini,” tegas Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, ia selalu menyampaikan, agar memberitakan kepada masyarakat, beritakan kepada publik, apa adanya. “Kalau ada kesulitan sampaikan, dengarkan suara rakyat, dengarkan suara publik, dengarkan suara masyarakat. Karena respon secepatnya. Karena eranya sekarang ini seperti itu. Jadi sudah tidak ada pilihan,” ujarnya.

Tampak hadir dalam acara pemberian penganugerahan itu antara lain Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Abdulamid Dipopramono; Mensesneg Pratikno; Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo;  Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara; Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi dan sejumlah Gubernur diantaranya Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Gubernur Jawa Timur Sukarwo serta para pimpinan lembaga negara, pimpinan lembaga negara non struktural, dan komisioner Komisi Informasi Pusat dan Provinsi. #idz

Baca:  Love Story: Menyimak Kisah Cinta Pasangan Jokowi dan Iriana, Ngedate Makan Bakso
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...