Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-24

Asyik Nyabu di Kamar Hotel, Bandar Lama Tertangkap

IMG_20151214_133756Palembang, BP
Ketergantungan terhadap narkoba jenis shabu sudah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi Bohari alias Abok (52) yang sulit dihindari. Tiap menikmati barang haram tersebut Abok yang merupakan bandar narkoba lama ini selalu memilih hotel agar tak ketahuan oleh aparat kepolisian.

Sayangnya, Abok yang merupakan warga Jalan Sukatani, RT 16 RW 12, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang selalu berhasil saat tengah asyik memakai shabu, akhrinya tetap tercium juga oleh anggota Unit III Subdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel.

Kini Abok harus mendekam di sel tahanan Mapolda Sumsel setelah tertangkap polisi di salah satu kamar hotel yang berlokasi di Jalan MP Mangkunegara, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, Senin (14/12), pukul 18.00.

Dari penggerebekan di kamar hotel tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti dari tangan tersangka Abok berupa satu paket shabu kecil dan satu buah alat hisap beserta korek api.

Ditemui pada gelar tersangka dan barang bukti, di Mapolda Sumsel, Selasa (15/12), dikatakan tersangka Abok, dirinya sudah berhenti dalam bisnis haram tersebut sejak sang adik meninggal pada 2000 lalu. Selama ini, ia hanya mengkonsumsi shabu.

“Setiap beli shabu lewat perantara bernama Herman. Namun, kalau memakai shabu hanya sendirian tidak pernah mengajak teman dan tiap makai shabu saya selalu memilih hotel karena lebih aman saja,” ujar Abok yang merupakan residivis atas kasus pembunuhan pada 2005 lalu.

Menurut tersangka Abok, dirinya juga sudah dua kali keluar masuk penjara. Selain kasus pembunuhan yang berujung damai tersebut dengan kurungan selama 1,5 tahun, Abok juga pernah terlibat kasus narkoba dan baru bebas pada 2013 lalu.

Sementara itu, Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel AKBP Syahril Musa mengatakan, tersangka Abok memang merupakan DPO oleh anggotanya. Bahkan, tersangka juga merupakan seorang residivis atas dua kasus yang berbeda.

“Memang barang buktinya sedikit, meskipun sedikit ini tak masalah karena tersangka Abok merupakan residivis dan merupakan pemain lama. Akibat ulahnya, tersangka terancam dijerat UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Syahril. #rio

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...