Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Polisi Ditipu Polisi, Rp200 Juta Raib

Polisi Laporkan Polisi ke Polisi

images (1)Palembang, BP
Bukannya memperoleh keuntungan sesuai perjanjian sebesar 4 persen tiap 10 hari, modal yang diberikan senilai Rp200 juta malah digelapkan oleh oknum Polri Hendriansyah Syahputra (29) yang bertugas di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel.

Merasa tertipu dengan bisnis yang ditawarkan oknum polisi tersebut, kedua korban yang juga sebagai anggota Polri berinisial FR (30) dan SSA (32), akhirnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolda Sumsel, Senin (14/12), untuk melaporkan terlapor dengan kasus penipuan dan penggelapan.

Menurut cerita FR yang tercatat sebagai warga Jalan Ahmad Yani, RT 005 RW 003, Kelurahan Air Batu, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin ini, kejadian tersebut berawal saat terlapor menawarkan kepada korban untuk menamkan modal di dalam bisnis yang tengah dijalani terlapor.

“Terlapor ini usaha dalam bidang minyak CPO, sembako dan budidaya pembesaran ikan. Setelah itu, terlapor menjanjikan memberikan keuntungan 4 persen setiap 10 hari,” ujar FR, saat dijumpai di SPKT Mapolda Sumsel.

Dengan perjanjian tersebut, masih dikatakan korban, dirinya tergiur untuk ikut berbisnis yang dijalani terlapor. Kemudian, pada 2014 lalu persisnya Rabu (3/12), korban mengirimkan uang sebesar Rp50 juta ke rekening 511091986 atas nama Hardi.

“Pertama kali mentransfer di ATM BNI Cabang Palembang. Setelah itu, pada 22 Desember 2014 lalu, saya kirimkan lagi uang senilai Rp50 juta. Jadi sudah Rp100 juta uang yang ditransfer,” katanya.

Dikatakannya, karena itu belum cukup sesuai permintaan, pada Januari 2015 lalu, korban kembali mengirimakan uang senilai Rp100 juta melalui Bank Mandiri ke rekening terlapor tersebut. Sehingga, seluruh uang yang dikirim sebesar Rp200 juta.

“Akan tetapi hingga kini terlapor tidak pernah mengembalikan uang kami. Bahkan, kami sudah mencoba menghubungi tetapi korban tak ada kabar, sehingga kami memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke polisi,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova, mengatakan laporan pelapor sudah diterima dengan No: LP LPB/ 932/XII/2015/SPKT dan akan diperiksa terlebih dahulu. Jika nanti memang terbukti bersalah, maka terlapor akan diproses.

“Akan kami lihat dulu, jika salah akan diproses. Namun, sebelumnya akan dilakukan pemeriksaan awal terlebih dahulu, yakni kami akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” pungkas Djarod. #rio

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...