Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Pejabat Sumsel Diculik Teroris

Batalyon-Raider-dalam-menangulandi-masalah-teror-300x225Palembang, BP
  Komplotan teroris bersenjata lengkap berhasil menculik salah seorang pejabat di gedung latihan tembak Jakabaring, Palembang, Sabtu (12/12).
Anggota Yonif/Raider 200 Kodam II Sriwijaya yang mendapatkan informasi tersebut, langsung melakukan penyelamatan terhadap sandera yang disekap di dalam lantai dasar gedung.
Kurang dari satu menit, pasukan terlatih itu mampu melumpuhkan para teroris dan menyelamatkan sandera. Bukan hanya itu, gedung tinggi berlantai II itu pun langsung diledakkan.
Namun adegan tadi hanya skenario latihan Pemeliharan Raider/ 200 yang berlangsung di komplek Gelora Jakabaring Palembang Sabtu (12/12).
Komandan Batalyon Raider/200 Mayor Inf Timmy P Harmianto mengatakan, dalam latihan ini setidaknya 100 anggota dilibatkan yang dibagi dalam 20 tim dengan menggunakan senjata jenis SSV4 dibantu satu unit mobil kendaraan khusus Perjalanan Darat (Ransus PJD).
Titik latihan sendiri, berlangsung di tiga tempat, yakni kawasan Talang Betutu, kantor Trackindo di Jalan Kolonel H Barlian, Stasiun Kertapati dan lapangan tembak komplek Glora Jakabaring Palembang. “Latihan ini telah dimulai 3 Desember 2015 sampai tanggal 16 Desember. Setiap satu tahun, kita melakukan latihan dua kali,” kata Timmy.
Diselenggarakan latihan ini setiap tahun, untuk mengasah kemampuan para anggota Raider 200 ketika diperlukan dalam operasi genting. “saya mengharapkan prajurit saya kemampuannya cepat terpelihara. Sehingga dalam kondisi serba mendadak, selalu siaga,” katanya.
Disisi lain, Timmy pun menjabarkan,di Sumsel saat ini masih dikategorikan 100 persen steril dari aksi teroris. “Warga Sumsel tak terlalu menerima adanya kelompok atau perkumpulan baru. Sehingga mereka sulit untuk berkembang disini,” katanya.
Namun, aksi teroris sendiri mampu ditekan dengan kuatnya pertahanan negara.”Kalau kita kita kuat mereka hilang. Tetapi sebaliknya, jika kita lemah mereka akan muncul dan berkembang. Sehingga kita tetap harus waspada jangan sampai terlena,” katanya. #osk
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...