Ultimate magazine theme for WordPress.

Ini Dia Alasan Palembang Belum Ada Wawako

ketua-dprd-palembang-h-darmawan-bmPalembang, BP
Pemerintah Kota (Pemko) 10 September lalu resmi memiliki Walikota Definitif Harnojoyo. Namun, entah apa alasan yang mendasar, lebih dari empat bulan pasca dilantik, kursi Wakil Walikota (Wawako) tidak kunjung dihuni, bahkan Walikota Palembang selalu menghindar ketika ditanya soal Wawako.
Tidak hanya itu saja, alotnya penentuan Wawako itu baru ditindaklanjuti DPRD Kota Palembang melalui surat ke Mendagri nomor 170/690/DPRD/2015 pada tanggal 15 Oktober 2015 atau satu bulan lebih pasca pelantikan Walikota Definitif.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang Darmawan dikonfirmasi terkait ini menjelaskan, pihaknya baru akan melakukan rapat pimpinan terkait surat balasan dari Menteri Dalam Negeri nomor 132.16/5692/OTDA tentang mekanisme posisi Wawako belum lama ini.
“Kami segera akan lakukan rapat pimpinan terkait surat ini, intinya surat dari Mendagri tentang pemilihan Wawako berdasarkan PP 49 tahun 2008,” kata Darmawan, Jumat (11/12).
Dia mengatakan, dalam surat balasan itu point pertama menjelaskan ketentuan pasal 176 UU 8 tahun 2015 tentang perubahan UU nomor I 2015 perubahan atas tentang penetapan Perpu nomor I tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati, walikota, menjadi Undang Undang, ditetapkan bahwa dalam hal wakil gubernur, wakil bupati, wawako berhalangan tetap, berhenti atau diberhentikan. Pengisian wakil gubernur, wakil bupati dan wakil walikota dilakukan melalui mekanisme pemilihan masing-masing oleh DPRD provinsi atau DPRD kabupaten kota berdasarkan usulan dari partai politik gabungan dan partai politik pengusung.
Kedua, di dalam ketentuan pasal 176 ayat 3 UU nomor 8 tahun 2015 ditetapkan bahwa ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pengusulan dan pengangkatan calon wakil gubernur, calon wakil bupati, dan calon wakil walikota, sebagaimana dimaksud pada ayat I dan ayat 2 diatur dalam peraturan pemerintah.
Ke tiga, mengingat sampai saat ini belum ditetapkan peraturan pemerintah tentang tata cara pengusulan dan pengangkatan wakil gubernur, calon wakil bupati, dan calon wawako, maka dapat berpedoman pada ketentuan pasal 131 peraturan pemerintah nomor 49 tahun 2008 tentang perubahan ketiga atas peraturan pemerintah nomor 6 tahun 2005 tentang pemilihan pengesahan dan pengangkatan dan pemberhentian kepada daerah dan wakil kepala daerah
Ke empat, penggunaan ketentuan pasal 131 peraturan pemerintah nomor 49 tahun 2008 tersebut berdasarkan ketentuan pasal 408 UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yang menegaskan bahwa pada saat UU ini mulai berlaku, seluruh peraturan perundang yang berkaitan dengan penyelengaraan pemilihan daerah dinyatakan masih tetap berlaku sepanjang belum diganti dan tidak bertentangan dengan ketentuan dalam undang-undang ini.
Darmawan mengatakan, perbedaan pencalonan Wakil Walikota menggunakan PP 49 tahun 2009 dan UU 8 tahun 2015 yakni, jika menggunakan PP 49 tahun 2008, pengajuan calon wawako diajukan melalui kepala daerah, sedangkan UU 8 tahun 2015 pengajuan langsung ke DPRD dengan mengusung dua nama.
Kabag Humas Protokol Setda Kota Palembang Akhmad Mustain mengatakan akhir pekan tadi Walikota sedang dinas ke luar kota dan belum mengetahui surat balasan Mendagri terkait pemilihan Wawako masih menggunakan PP Nomor 49 2008.
“Pada prinsipnya Walikota patuh pada semua kebijakan dan ketentuan yang ada. Selanjutnya mekanismenya ada di DPRD kota Palembang dan kami menunggu rapat pimpinan untuk menindak lanjuti surat tersebut,” katanya.
Sebelumnya, DPRD Kota Palembang menargetkan  proses pemilihan Wawako secepatnya sehingga akhir tahun ini Palembang memiliki Wakil Walikota. Dewan bersama tiga wakil DPRD Palembang dan 8 pimpinan fraksi mendatangi kementrian dalam negeri untuk meminta kejelasan teknis pengusulan calon Wawako Palembang.
Saat itu, PP UU nomor 8 belum ada. Makanya pihaknya menunggu petunjuk tertulis dari Mendagri. Namun sambung dia tanggapan dari pihak Mendagri pemilihan Wawako Palembang menggunakan UU 8 tahun 2015. #ren
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...