Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Kapolda Sumsel Berkantor di Musirawas

Pilkada di Sumsel Berjalan Kondusif

IMG-20150506-01204Palembang, BP
Pemilahan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Sumsel yang tengah digelar, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Iza Fadri turun langsung dan berkantor di Mapolres Musirawas untuk memantau Pilkada di Muratara dan PALI.

“Kapolda Sumsel langsung memantau Pilkada di Muratara. Sampai hari ini Kapolda Sumsel masih berada di Muratara,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova, Rabu (9/12).

Baca:  Pantau Vaksin, Kapolda Sumsel Irjen Prof Eko Apresiasi Penanganan COVID-19 di Muba

Selain Kapolda Sumsel, masih dikatakan Djarod, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Syaiful Zachri juga ikut memantau Pilkada serentak di beberapa kabupaten/kota seperti Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, dan Ogan Ilir (OI).

Menurut Djarod, dalam pelaksanaan Pilkada serentak yang ada di Sumsel dilakukan pengamanan secara maksimal baik dari Polda Sumsel maupun Kodam II Sriwijaya. Pengamanan tidak hanya dilakukan di Tempat Pemilihan Suara (TPS), tetapi saat pendistribusian logistik ke TPS anggota juga tetap melekat hingga pemilihan selesai dilakukan.

Baca:  Pantau Vaksin, Kapolda Sumsel Irjen Prof Eko Apresiasi Penanganan COVID-19 di Muba

“Tak hanya itu, pengamanan juga akan dilakukan hingga pengiriman surat suara ke KPU. Anggota akan tetap melekat hingga semuanya berjalan aman. Sejauh ini kondisi masih kondusif,” kata Djarod.

Mengenai kendala, sambung Djarod, sejauh ini belum menemukan kendala. Bahkan, saat ini anggota gabungan baik dari Polda, Polres dan TNI melakukan pengamanan langsung di TPS di tujuh kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada.

Baca:  Pantau Vaksin, Kapolda Sumsel Irjen Prof Eko Apresiasi Penanganan COVID-19 di Muba

Dikatakan Djarod, pengamanan dilakukan mulai dari tahapan hingga pendistribusian logistik ke TPS, termasuk ke lokasi pengamanan termasuk kotak dan logistik yang dikirim. Semua personil akan dikerahkan untuk pengamanan.

“Anggota akan selalu menempel di logistik hingga keamanan logistik tetap terjaga. Tidak ada ada sabotase atau tindakan untuk melakukan manipulasi terhadap logistik yang ada. Pasukan pengamanan sekitar empat ribu di lapangan dan empat ribu untuk cadangan,” kata Djarod. #rio

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...