Ultimate magazine theme for WordPress.

Upsus Pajale Muaraenim Tanam Padi Perdana

Picture 5994Muaraenim, BP
Memasuki musim penghujan, petani di beberapa daerah di Muaraenim mulai menanam padi. Seperti dilakukan kelompok tani Sido Makmur yang tergabung dalam Gapoktan Serasan pada kegiatan Upsus (Upaya Khusus) Pajale (Padi Jagung Kedele) Musim Tanam (MT) 2015/2016.
                Penanaman padi perdana Upsus Pajale di lahan seluas 12 hektar milik kelompok tani Sido Makmur, di Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunung Megang, dilakukan unsur tripika Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, Senin (7/12).
Unsur tripika yang melakukan penanaman padi perdana tersebut di antaranya mewakili Kapolsek Gunung Megang Aipda Sunardi dan Bripka M Joko, Danramil Gunung Megang, Kapten Inf Broto  Santoso, Sekcam Gunung Megang Darmin, Kepala UPTD TPH Gunung Megang, Tanzil SP, serta Ketua Gapoktan Serasan Surono yang juga Ketua LMS Liper Muaraenim.
Selain melakukan penanaman padi perdana, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan keamanan terpadu Desa Sidomulyo. Pembangunan pos tersebut dibantu manajemen PT TBBE dana sebesar Rp10 juta. Kekurangan dana pembangunan pos tersebut akan ditutupi secara swadana oleh masyarakat desa.
Komandan Koramil Gunung Megang Kapten Inf Broto Santoso menyambut baik adanya kegiatan penanaman padi perdana program Uspus Pajale. Pihaknya akan membantu kelompok tani maupun gapoktan  guna menyukseskan program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan. “TNI juga telah mengambil bagian untuk menyukseskan program pemerintah ini,” jelas Broto.
Kapolsek Gunung Megang diwakili Aipda Sunardi mengajak masyarakat supaya menjaga kamtibmas di lingkungan masing masing sehingga tercipta iklim lingkungan yang kondusif. Dia juga mengajak masyarakat supaya meningkatkan ronda di lingkungan masing masing serta waspada masuknya paham ISIS.
Di tempat yang sama, Ketua Gapoktan Serasan Surono mengucapkan terima kasih kepada unsur tripika Gunung Megang, UPTD TPH Gunung Megang, BP3K Gunung Megang dan BP4K Muaraenim yang telah berkontribusi untuk kegiatan penanaman padi perdana dan memberikan bantuan fasilitas yang dibutuhkan petani.
Meski demikian, dia berharap Dinas TPH Muaraenim bersedia membantu perbaikan irigasi sawah mereka sepanjang 800 meter lagi. Sepanjang 200 meter telah dibantu perbaikannya. Dia juga mengharapkan bantuan mesin penggiling padi atau rice milling unit (RMU) yang akan digunakan pada musim panen mendatang.
Menurutnya, lahan seluas 12 hektar yang ditanami padi sekarang ini dengan indeks tanam 2 sampai 3 kali tanam dalam satu tahun. Dengan capaian produksi diperkirakan 6-7 ton/hektar.#nur
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...