Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Anggota Polres Muba Positif Konsumsi Narkoba

tes-urineSekayu, BP
Tes urine dadakan yang dilakukan Polres Musi Banyuasin terhadap 105 anggota yang diperiksa terdapat satu anggota dinyatakan positif  narkoba. Anggota ini menggunakan narkoba jenis shabu-shabu.

Pemeriksaan dimulai tadi pagi saat 105 personel BKO Polres Muba ke Kabupaten Mura dan Muratara dikumpulkan di halaman Mapolres Muba sebelum diberangkatkan. Tanpa sepengetahuan personel, secara tiba-tiba dilakukan tes urine sekitar pukul 08.30.

“Semua personel yang di-BKO kita lakukan pengecekan kekuatan dan kesehatan sebelum diberangkatkan. Hasilnya, satu anggota yakni Aipda AD yang bertugas di Polsek Jirak positif menggunakan narkoba,” ujar Kapolres Muba AKBP M Rdiwan, melalui Waka Polres Kompol Y Marten.

Aipda AD kata Marten langsung diamankan guna diminta keterangan lebih lengkap di Unit Provost Polres Muba untuk mengusut cara mendapatkan narkoba dan dengan siapa mengonsumsinya. “Dari keterangan sementara, dia menggunakan narkoba dua hari yang lalu. Kenapa dia menggunakan narkoba, kemungkinan karena pola hidup yang dijalani selama ini terlalu banyak santai dan kurang pengawasan,” jelas dia.

Setelah pemeriksaan rampung, sambung dia, pihaknya akan menggelar sidang disiplin guna memberikan sanksi apa yang akan diterima oleh Aipda AD. “Ya, kita akan lakukan sidang disiplin terhadap anggota kita. Sanksi terberat yakni penempatan pada tempat khusus selama 21 hari, bisa di dalam sel, bisa juga di ruangan khusus,” tegas dia.

Saat ini pihaknya menduga masih ada anggota yang terlibat dengan narkoba, terutama sebagai pengguna. “Kemungkinan masih banyak anggota kita yang menggunakan narkoba. Jadi tes urine ini bagian dari ajang pembersihan intern kita sebelum keluar. Sudah banyak contoh (polisi terlibat narkoba), tapi masih saja berani melakukan,” terang dia.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Muba Kompol Amriwan menambahkan, saat pemeriksaan tes urine dilakukan Apida AD datang ke lokasi terlambat. Namun, pihaknya tetap meminta dilakukan tes urine. “Ya, dia awalnya datang terlambat, tapi tetap diminta untuk dilakukan tes. Saat dites urine setiap anggota dikawal satu-satu agar tidak ada yang menukar urinenya,” tutur dia.

Pemeriksaan urine ini, lanjut dia, akan dilakukan secara berkala, sesuai dengan komitmen pimpinan dalam melakukan pemberantasan narkoba yang dimulai dari Polres. “Ke depan kita akan rutin lakukan tes urine narkoba setiap 3 bulan sekali, bukan hanya personil Polres, namun seluruh personel yang di Polsek juga,” tandas dia.#arf

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...