Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Salah Tembak, Satu Polisi Diperiksa

     penembakan-ilustrasi-_141217141855-200Palembang, BP

Kasus salah tembak yang menewaskan Rendi Anggara alias Angga (10), dalam penggrebekan oleh jajaran Reserse Narkoba Polresta Palembang terus dilakukan penyelidikan.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Tjahyono Prawoto mengatakan pihaknya sudah mendatangi rumah duka dan turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa Angga.

“Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan, dan satu anggota sudah diperiksa di Polresta. Serta akan dilihat apakah ada kelalaian dalam bertugas,” ujar Tjahyono.

Menurutnya sebelum kejadian, sejumlah anggota Satuan Reserse Narkoba, sedang melakukan penangkapan terhadap pelaku yang diduga bandar narkoba, atas informasi dari masyarakat.

Ketika upaya pengejaran dan penyergapan terhadap pelaku di kawasan Jalan Segaran, Lorong Terusan Darat, Gang Aida, RT11/3, Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan IT I.

Salah seorang petugas sempat bergumul dengan pelaku dan dikarenakan saat itu pelaku  berusaha melawan dengan menggunakan senjata tajam. Sehingga petugas terpaksa melepaskan tembakan.

“Barang bukti berupa narkoba seberat satu gram ikut dibawa kabur pelaku yang diduga bandar, ketika anggota kita sedang berupaya menyelamatkan Angga,” jelasnya.

Sementara, Kasat Reserse Narkoba Polresta Palembang, Kompol Rocky Marpaung saat dihubungi mengatakan pihaknya turut berbela sungkawa atas kejadian tersebut.

“Kita sudah memberikan bantuan kepada pihak keluarga dan saat ini kita sedang melakukan penyelidikan serta pemeriksaan terhadap salah satu anggota,” tuturnya.

Terpisah Kapolda Sumsel, Irjen Pol Iza Fadri mengatakan pihaknya sudah melakukan langkah-langkah dengan menjalin komunikasi dengan keluarga korban terkait penembakan.

“Kita sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga dan soal penembakan tersebut akan kita lihat prosedurnya,” tandasnya.

Akan tetapi sejauh ini aparat kepolisian balum mau mengungkap identitas petugas yang diduga salah tembak, hingga menewaskan anak ke empat dari lima bersaudara tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya korban tewas dengan luka tembak di kening bagian kiri. Ketika anggota polisi berpakaian preman sedang menyamar bertransaksi dan hendak menangkap pengedar narkoba.

Lalu pelaku berusaha kabur, sempat terjadi kejar-kejaran di pemukiman padat penduduk tersebut. Lalu warga sempat mendengar dua suara tembakan dan tiba-tiba korban yang bermain di teras rumahnya, terjatuh.

Kemudian korban langsung dilarikan ke RS RK Charitas Palembang dan sempat mendapat tindakan di ruang IGD. Namun nyawa bocah kelas lima sekolah dasar itu tak tertolong lagi.#ris

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...