Ultimate magazine theme for WordPress.

Lantai Ampera Rusak, Balai Besar Belum Mau Perbaiki

Jembatan-SiakPalembang, BP

Kesiapan Kota Palembang menjadi tuan rumah Asian Games 2018 harus ditunjang infrastruktur yang memadai, terutama fasilitas umum seperti jalan. Namun, sejumlah ruas jalan di Kota Palembang pasca hujan mulai mengalami kerusakan. Tak terkecuali lantai Jembatan Ampera yang merupakan akses utama menuju Jakabaring Ssport City (JSC).

Pengamat Perkotaan Syahruli Mansyur mengatakan seharusnya infrastruktur jalan harus secepatnya diperbaiki, tidak menunggu rusak berat dulu baru akan diperbaiki, nanti malah memakan waktu lama dan Jembatan Ampera makin macet.

“Seharusnya ada perbaikan rutin untuk jalan dan jembatan ini, askes utama masyarakat terutama Jembatan Ampera ini jangan dibiarkan tambah parah. Lihat saja saat ini, aspalnya sudah mengelupas, bahkah sudah banyak yang bolong-bolong seharusnya lebih diperhatikan pemerintah,” katanya, MInggu (6/12).

Selain lantai jembatan yang sudah bolong-bolong, permukaan lapisan pertama aspal lantai jembatan tampak sudah mengikis, jika berkendara di jembatan ini getaran karena kerusakan jalan ini cukup terasa.

“Jembatan Ampera terutama saat pagi dan sorenya sangat padat bahkan cenderung macet, harapan masyarakat tentunya jalan terawat, malu kalau presiden berkunjung ke Palembang, jalan di jembatan Ampera masih rusak, apalagi itu jalan nasional, jangan menunggu sampai rusak parah dulu,” tuturnya.

Menurut dia, jalan di jembatan Ampera ini sudah tidak nyaman lagi untuk dilintasi, bahkan pembatas median jalan menggunakan drum bekas dan tali tambang yang tidak enak untuk dilihat.

“Pembatas jalan jembatan Ampera itu cukup miris, pakai tali tambang yang tipis di tambah dengan drum bekas. Apakah sudah tidak ada lagi traffic cone yang berbentuk kerucut itu, masa sekelas Kota Metropolitan tidak terbeli dengan traffic cone,” ujar dia.

Pengendara sepeda motor Iyan (34) yang mengaku hampir setiap hari melitasi jembatan ampera mengatakan, jembatan ini merupakan icon kota. Tidak hanya lantai jembatan yang harus diperbaiki namun jembatan ini harus makin dipercantik dan jangan seperti tidak terurus.

“Jelang Asian Games pastilah mulai banyak orang luar yang datang, icon pertama yang dilihat pasti Jembatan Ampera, kalau jembatan ini saja tidak terawat, bagaimana dengan yang lain,” ujar dia.

Iyan mengakui dirinya sangat bangga dengan Kota Palembang yang sukses mengelar kegiatan olahraga internasional, memiliki JSC yang kawasannya sangat hijau. Jika Jembatan Ampera saja tidak dirawat dengan baik, apa kata masyarakat luar yang datang ke sini.

“Jangan sampai dikenal sebagai Kota korup Palembang ini, masa jembatan ampera saja tidak bisa dipercantik, walaupun usianya sudah tua, namun jembatan ini harus tampak seperti baru, kalau ada besi yang berkarat jangan dibaiarkan, mentang-mentang buatan Jepang lalu tidak ada diperbaharui,” katanya.

Pantauan BeritaPagi di lapangan, lantai jembatan ini memang tampak sudah mulai rusak. Ketika berkendara dari arah jakabaring, aspal yang mengelupas sebagian besar ada pada jembatan ini. Tidak hanya mengelupas dan membuat jalan tidak rata, namun banyak juga pengikisan aspal yang membuat jalan berlubang.

Tidak hanya lantai jembatan Ampera, Jalan Sudirman yang merupakan akes utama menuju jembatan ini juga banyak titik jalan yang bolong. Beberapa titik yang bolong sudah ada yang ditambal, namun banyak juga pengelupasan aspal yang terjadi bahkan hingga ke Simpang Charitas.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Metropolitan (BBPJN) III Kementerian Pekerjaan Umum Ir Gunawan mengatakan, lantai Jembatan Ampera tidak ada masalah, sehingga belum akan dilakukan pengaspalan ulang.

“Belum ada rencana kapan ada dilakukan pengaspalan ulang, jalan ini masih bagus dan kami rasa belum akan dilakukan perbaikan,” singkat dia, dikonfirmasi terhadap aspal pada lantai jembatan Ampera yang sudah mulai rusak. #ren

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...