Ini Kata PUBM, Banyak Saluran Mampet di Palembang

16

drainase-680x365Palembang, BP
Pasca hujan lebat di Kota Palembang belum lama ini, di sejumlah titik kota mengalami banjir. Air hujan meluap ke jalan, bahkan berbuntut kemacetan hingga pemadaman listrik. Dibeberapa titik jalan bahkan lumpuh, genangan air bahkan melebihi lutut orang dewasa.
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BM) dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kota Palembang mengklaim salah satu penyebabnya karena banyak di ruko-ruko jalan protokol saluran airnya ditutup.
“Saluran air dicor beton untuk jalan kendaraan dan ditutup lebih tinggi dari jalan sehingga menyebabkan drainase tidak berfungsi optimal, kami terpaksa harus membongkar saluran air atau drainase yang ditutup,” kata Kabid Pengendalian banjir dan Drainase pada Dinas PUBM dan PSDA Kota Palembang A Bastari Yusak kepada wartawan.
Setelah sempat tidak memberikan komentar terhadap luapan air hujan beberpa hari lalu, Bastari menjelaskan, jika di Jalan Veteran, Jalan Sudirman, Jalan Kapten Arivai cukup banyak drainase yang tersumbat. Akibatnya aliran air tersumbat dan meluap ke jalan.
Parahnya lagi menurut dia ruko-ruko tersebut sengaja menutup saluran air tersebut dengan plat besi dan ada juga yang dicor beton dengan begitu terpaksa kita bongkar. “Sudah banyak ruko-ruko yang kita laporkan ke Walikota dan kami minta petunjuk termasuk meminta Satpol PP untuk menertibkannya,” katanya.
Namun begitu kita tentu memberikan kesempatan kepada pemilik ruko agar dapat membongkar sendiri saluran air yang ditutupnya. Banyak diantarnya saluran yang ditutup tersebut dari showroom mobil.
“Kita sudah sampaikan secara lisan. Kalau tidak dibongkar sendiri, tentu kita laporkan dan lapor ke Satpol PP, termasuk juga sejumlah ruko yang banyak seperti di Jalan Sayangan dan Jalan Segaran. #ren