Disperindagkop OKUS Kembangkan Pasar Tradisional

12

Muaradua, BP
Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Ogan  Komering Ulu Selatan, Pemerintah Kabupaten OKUS pada tahun 2016 akan merealisasikan pembangunan lapak pasar tradisional di Desa Merpang, Kecamatan Runjung Agung, OKUS.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disprindagkop) Kabupaten OKUS Rizal Pahlefi, AP, MSi mengatakan, pembangunan tersebut berdasarkan usulan yang diajukan oleh pemerintahan desa setempat.
Menurut dia, pembangunan pasar tradisonal harus sesuai dengan lokasi dan kondisi perekonomian masyarakat disekitar. Karena ditakutkan pembangunan tersebut menjadi mubazir.
“Saya rasa pembangunan pasar tradisional di desa ini tepat sasaran,  dan memenuhi syarat, karena sebelumnya sudah memiliki pasar tradisonal, namun lapak yang ada tidak layak lagi ditempati,” katanya, Minggu (6/12).
Bahkan kata dia, pasar tradisional tersebut tidak menutup kemungkinan untuk dikembangkan lagi, hingga mampu menampung pedang yang sebelumnya  berada di kakilima.
“Kemaren mereka julan diemperan, nanti setelah selesai pembangunan ini, mudah-mudahan mempunyai tempat untuk berjualan,” katanya lagi.
Selain itu jelas dia, tujuan pengembangan pasar tradisional tersebut, untuk meningkatkan geliat perekonomian masyarakat di sekitar.
“Semakin ramai pengunjung, tentu semakin banyak transaksi diwiliyah itu, dan ini tentu sangat berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat sekitar,” jelasnya.
Apalagi terang dia, didaerah tersebut merupakan penghasil salah satu penghasil kopi terbesar di OKUS, karena sesuai dengan simbol yang sudah ada yakni Bumi Kawa (Bumi Kopi).
“Namanya saja bumi kawa, tentu masayarakat disana banyak penghasil kopi, dan ini sangat berdampak  pada transaksi jual beli didaerah tersebut, “terangnya.
Pembangunan palsar tradisional tersebut, kata Rizal Fahlevi, bersumber dari dana DAK Pemerintahan Kabupaten OKUS sebesar Rp300 juta. #bob
Baca:  Pasar Baru 10 Ulu Masih Kosong