Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Eksepsi Ditolak, Langsung Periksa Saksi

Pembunuhan Anggota Paskibraka Sumsel
IMG_00002694Palembang, BP
Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Palembang menolak eksepsi yang diajukan Ariansyah alias Ari alias Teteh (27), terdakwa kasus pembunuhan anggota Paskibra Sumsel, Rahman Della, Kamis (3/12).
Sehingga majelis hakim yang diketuai Firman Pangabean langsung melanjutkan persidangan dengan pemeriksaan satu dari tiga orang saksi yang telah dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ursula Dewi.
Dalam keterangan sebagai saksi, Masyitoh, orangtua angkat dari korban menjelaskan peristiwa pembunuhan tersebut diketahuinya ketika pulang ke rumah dan melihat keadaan kamar sudah berantakan.
“Sekitar pukul 10.30 saya pulang, pagar sudah terbuka dan kamar saya berantakan. Jadi saya panggil Della , tapi tidak ada jawaban jadi lihat ada di kamarnya dalam posisi tertelungkup,” tutur Masyitoh.
Ketika pertama melihat, dirinya mengira kalau putra angkat nya tersebut sedang tidur, namun tak tetap merespon saat dipanggil dan tubuhnya di tepuk dan di dekat korban juga ada pisau dapur.
“Waktu tubuhnya saya balik, darah di hidung sudah kering dan saya keluar minta tolong dan warga datang langsung membawanya ke rumah sakit,” jelasnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis di RS Myria, Masyitoh melanjutkan baru diketahui kalau terdapat luka di leher korban dan dirinya juga tak pernah menyangka terdakwa yang telah melakukan perbuatan tersebut.
“Selama 19 hari setelah kejadian, polisi baru memberi kabar kalau yang melakukan semua ini adalah dia,” tegas saksi sambil menunjuk terdakwa.
Atas keterangan tersebut terdakwa yang merupakan oknum guru salah satu SMA di Palembang ini membenarkan serta majelis hakim pun menutup persidangan dan kembali akan dilanjutkan pekan depan.
Baca:  Pasal Pohon Kelapa, Adik Bunuh Kakak Kandung
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...