Ultimate magazine theme for WordPress.

Flyover Dibuka Tanpa Peresmian, Material Berserakan

IMG_8332Palembang, BP
Jembatan layang atau flyover (FO) Simpang Ampera-Jakabaring telah dibuka sepenuhnya, Kamis (3/12) hari ini. Pembukaan flyover ini dilakukan tanpa seremoni peresmian, seperti yang lazim dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebelumnya.

Berdasarkan pantauan BeritaPagi, Rabu (2/12), terlihat ruas jalan flyover tersebut telah selesai pembangunannya. Sebelumnya, satu jalur dari arah Jalan Gubernur H Bastari menuju Jembatan Ampera sudah dibuka tiga pekan lalu.

Lampu dan marka pun sudah melengkapi jembatan yang dikerjakan sejak 2012 lalu ini. Baik pengendara roda empat maupun roda dua sudah diperbolehkan melintasi flyover.

Belum terlihat adanya rekayasa lalu lintas di persimpangan bawah flyover ini layaknya flyover Simpang Polda sehingga pengendara dari empat arah masih diperbolehkan melintas ke arah manapun layaknya persimpangan biasa.

Tidak terlihat adanya petugas kepolisian di setiap ujung flyover menyebabkan banyak masyarakat berjalan kaki ke atas dan duduk di median jalan. Masyarakat terlihat sekedar berjalan bergerombol di ruas jalur Jembatan Ampera-Jakabaring yang kemarin belum dibuka.

Masyarakat memanfaatkan momen belum dibukanya ruas jalur tersebut dengan melihat-lihat dan berfoto diatas jembatan layang. Jalan di bawah flyover beberapa titik masih berupa beton dan belum di aspal. Terutama di titik dua persil lahan yang baru saja dibebaskan dan dieksekusi.

Terdapat bahan bangunan yang masih berserakan di sepanjang jalan di bawah flyover tersebut yang akan digunakan untuk pengerjaan gorong-gorong serta trotoar.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Sumsel Rinhardi menuturkan, dibukanya flyover sepenuhnya memang dilakukan tanpa menggelar peresmian. Dirinya menjelaskan, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin pun tidak menginstruksikan untuk melakukan peresmian terhadapnya.

“Masyarakat sudah resah melihat flyover tersebut sudah selesai pembangunannya namun belum juga dibuka sepenuhnya. Besok (hari ini-red) kedua jalur flyover akan dibuka, bertepatan dengan HUT Bina Marga,” ungkapnya.

Rinhardi berujar, seluruh pengerjaan sudah selesai. Dua persil lahan yang paling akhir dibebaskan pun sudah dieksekusi dan sudah di cor, tinggal diaspal. Pengerjaan flyover sudah rampung seluruhnya, menyisakan pengerjaan di bawah flyover yang tinggal finishing.

Pihaknya tinggal melakukan proses merapikan ruas agar masyarakat lebih nyaman saat menggunakan jembatan tersebut. Di samping bawah jembatan pun masih perlu diaspal kembali karena jalan tidak rata akibat dampak pembangunan jembatan layang tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin telah menginstruksikan kepada Dinas PUBM Sumsel untuk sesegera mungkin membuka jembatan tersebut apabila keseluruhan pengerjaan sudah rampung sepenuhnya.

“Jika dibuka, tentu akan mengurai kemacetan dan memperlancar lalu lintas yang setiap harinya macet di daerah itu,” ujarnya.

Pihaknya akan melakukan final hand over (FHO) atau penyerahan hasil pekerjaan Penyedia Jasa Konstruksi (Kontraktor) secara menyeluruh sesuai kontrak dan amandemennya kepada pemilik proyek.

Sesuai kontrak, pengerjaan masih harus dipelihara dan dijamin mutunya sampai dengan masa jaminan selesai sesuai yang diatur dalam kontrak.

Flyover dan sepanjang Jalan Gubernur H Bastari tersebut akan dikelola oleh pemerintah pusat. Tanggung jawab pemeliharaannya pun diambil alih oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN). Bila statusnya telah menjadi jalan nasional, maka biaya pemeliharaan dan perbaikannya pun akan ditanggung oleh APBN, bukan lagi dibebankan oleh APBD Provinsi Sumsel. #idz

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...