Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

WP Bandel, Target Pajak Tak Tercapai

pajakPalembang, BP

Upaya mengejar perolehan pajak 100 persen dari target dinilai cukup berat. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Selatan dan Bangka Belitung hingga pertengahan November hanya berhasil merealisasikan penerimaan pajak 60 persen dari target Rp14,9 triliun.

 

Belum tercapainya target penerimaan pajak itu karena faktor wajib pajak (WP) yang membandel. Kepala Wilayah DJP Sumsel dan Babel Samon Jaya mengatakan, untuk mencapai target penerimaan pajak tahun ini cukup berat, sebab hingga pertengahan November lalu DJP Sumsel dan Babel baru bisa merealisasikan pencapaian target pajak berkisar 60 persen dari Rp14,9 triliun.

 

“Kami tetap optimis hingga akhir tahun penerimaan bisa mencapai 92 persen dari target, kami masih membuka kesempatan bagi WP untuk membayar pajak. Masih ada sekitar satu bulan lagi, terutama kami sekarang menggalakkan tahun pembinaan,” katanya.

 

DJP Sumsel dan Babel, sejauh ini sudah berhasil mendapatkan tambahan pendapatan negara dari program tahun pembinaan WP sebesar Rp389,6 miliar. “Sejak pertama kali diluncurkan awal tahun lalu, total penerimaan pajak dari program penghapusan sanksi ini jumlahnya mencapai Rp389,6 miliar. Jumlah ini akan bertambah lagi Rp156 miliar hingga tutup tahun nanti,” katanya.

 

Tahun pembinaan WP merupakan program yang diberikan kepada wajib pajak pribadi maupun badan untuk memperbaiki laporan SPT yang selama ini salah sehingga mengakibatkan adanya pajak terutang. Untuk pajak terutangnnya tetap harus dibayar sementara untuk dendanya akan dihapuskan.

 

Menurutnya, meski penerimaan pajak dari program penghapusan sanksi ini cukup besar, namun diakuinya masih banyak wajib pajak yang belum tersentuh. Dalam artinya masih banyak WP yang keliru menyampaikan SPT tahunan namun belum melakukan pembetulan. Hal tersebut akan menjadi tanggung jawab WP sebab DJP akan melakukan penindakan tegas terhadap pengemplang pajak.

 

“Kami tetap memberikan apresiasi kepada WP yang sudah melakukan pembetulan, sehingga turut memberikan sumbangsih terhadap penerimaan negara. Namun kami tetap harus menegakkan prinsip keadilan, yang taat akan mendapatkan apresiasi dan yang bandel akan mendapatkan sanksi,” katanya.

 

DJP tengah melakukan berbagai upaya, mulai dari penggalian informasi wajib pajak, pengawasan terhadap aparatur negara hingga melakukan verifikasi terhadap data wajib pajak untuk kemudian disesuaikan dengan data yang didapat DJP.#pit

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...