Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-24

SFC Mendadak Geser Ferdinand

ferdinand-sinaga-tak-sabar-duet-bareng-vaquero-di-sriwijaya-fcPalembang, BP

Dengan absennya kapten Titus Bonai karena jatuh sakit, tadinya diperkirakan peran pemain asal Papua ini akan dilimpahkan ke Ferdinand. Tapi ternyata tidak, karena yang kemudian memimpin pasukan Laskar Wong Kito saat partai akhir grup A turnamen Jenderal Sudirman melawan Persipasi Bandung Raya (PBR), Sabtu (28/11), adalah Wildansyah.

Wakil kapten Sriwijaya FC Ferdinand Sinaga turun tidak dengan band kapten. Band kapten malah melekat di lengan wing bek Wildansyah.

Banyak yang memperkirakan bila beralihnya posisi kapten ke Wildansyah  ini lantaran Ferdinand sebelumnya terancam absen akibat bersikap kurang sportif saat melawan Persija, Rabu (25/11) lalu.

Ferdinand yang marah-marah ke wasit dan sempat mendatangi tribun VVIP penonton membuat Mahaka Sports and Entertainment geram, sehingga sempat mengancam menonaktifkan Ferdinand.

Tapi ancaman itu ternyata hanya sebatas omongan saja. Ferdinand tetap turun, tapi band kapten tak melekat di lengannya.

“Wildansyah kita tunjuk sebagai kapten tim dipertandingan ini, agar Ferdinand lebih fokus bermain,” ungkap Plt Asisten Manajer Achmad Haris, Sabtu (28/11).

Pemain berdarah Bandung tersebut, dipercaya sebagai kapten tim Sriwijaya FC karena dianggap punya jiwa kepemimpinan.

“Alasan itu saja, lagian itu akan buat Ferdinand lebih fokus bermain,” katanya lagi.

Tapi Haris membenarkan bila peran ini memang bukan hal yang biasanya, mengingat pemain nomor punggung 22 itu, belum pernah sekalipun ditunjuk sebagai kapten tim.

“Sebenarnya kita ingin menunjuk Asri Akbar sebagai kapten ketiga tim. Namun saat itu Asri tak masuk dalam starting elevent maka Wildan yang pelatih tunjuk. Mengingat dia juga layak ditunjuk, dengan jiwa ketenangannya dilapangan saat bermain,”jelasnya.

Dipertandingan kemarin Wildan sukses menjalankan peran barunya sebagai kapten.

Beberapa kali ia dapat berkomunikasi dengan tim, sekaligus menenangkan para pemain.

Namun kesuksesannya tak berlanjut saat ditunjuk sebagai algojo penalti. Eksekusi mantan bek PBR tersebut jauh melayang diatas gawang.

Beruntung skuad asuh Benny Dollo masih memiliki kiper berpengalaman Dian Agus Prasetyo.

Palang pintu akhir asal Ponorogo ini berhasil menggagalkan  tiga kali penendang, dan membawa Sriwijaya menang dengan skor 3-2. #zal

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...